nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daftar Kementerian dengan Serapan Anggaran Tertinggi

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2016 23:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 07 20 20 1442876 daftar-kementerian-dengan-serapan-anggaran-tertinggi-yXQKoZvNVP.jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan, terdapat peningkatan belanja kementrian atau lembaga sepanjang tahun 2016.

Peningkatan anggaran belanja disebabkan karena mulai diserapnya anggaran segala kuartal I-2016.

Di antara kementerian dengan jumlah serapan terbesar adalah Kementerian Pertahanan dan Kementerian PUPR. Khususnya untuk Kementerian PUPR, tingginya serapan anggaran adalah karena besarnya proyek pembangunan infrastruktur pada berbagai daerah di Indonesia.

"Untuk Kemhan memang mayoritas belanja pegawai karena TNI dan Polri jumlahnya banyak. Di KemenPUPR meski jumlahnya kecil tapi itu kontribusi ke belanja modal 44,4 T. Belanja bansos yang berubah jadi belanja barang juga naik dan membantu kehidupan masyarakat," jelas Bambang di ruang rapat Badan Anggaran, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Namun, kemampuan belanja di daerah masih rendah. Hal ini disebabkan oleh belum maksimalnya pembangunan infrastruktur di daerah.

"Belanja daerah yang rendah itu tergantung kondisi lapangan. KemenPUPR yang punya proyek di sana mungkin terlambat eksekusi proyeknya atau kesiapan tanah, tapi intinya pola belanja sudah berubah. Perbendaharaan hanya urus belanja pusat di daerah. Jadi perhitungan kami kemungkinan soal belanja pusat di daerah yang ada terlambat di eksekusi," imbuh Bambang.

Rendahnya serapan anggaran ke daerah ini dapat dilihat dengan jumlah uang pemerintah daerah di perbankan yang mencapai Rp246 triliun. Rendahnya serapan anggaran inilah yang menjadi persoalan utama pemerintah.

"Ini jadi concern kami bersama. Supaya jangan di daerah tidak dibelanjakan. Jadi seolah cash flow di pempus jadi ketat, sementara di daerah longgar. Ada beberapa daerah ada yang idealnya besar untuk ukuran APBD nya," tutupnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini