Share

Produsen Gipsum Prancis Patok Penjualan 20% di Indonesia

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Kamis 21 Juli 2016 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 21 470 1443682 produsen-gipsum-prancis-patok-penjualan-20-di-indonesia-Xq2zsm24aM.jpg Foto: lamudi

JAKARTA - Produsen papan gipsum asal Prancis, PT Saint-Gobain Construction Product Indonesia menargetkan pertumbuhan penjualan gipsum dengan merek Gyproc di Indonesia mencapai 20 persen tahun ini.

Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia Hantarman Budiono mengatakan, dirinya pun optimistis dalam sisa 6 bulan di tahun ini target tersebut dapat dicapai. (Baca juga: Hanya di Indonesia, Gipsum Dipakai untuk Plafon Ketimbang Dinding)

"Secara bisnis 6 bulan ke depan bisa tumbuh 20 persen, so far kita optimistis karena memang sudah punya nama di luar negeri terutama Eropa," kata Hantarman, di Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Hantarman juga mengatakan, tahun ini menjadi tahun kedua di mana perusahaannya memproduksi hampir 20 juta ton dari kapasitas maksimal produksi sebesar 33 juta ton. Hal itu pula yang dapat mendorong tercapainya target penjualan itu.

"Tahun ini tahun kedua operasional full year kita, dari situ bisa growth 20 persen, karena Gyproc punya nama cukup bagus, kualitas juga bisa dirasakan," tuturnya.

Namun masalahnya, menurut Hantarman, masyarakat Indonesia belum teredukasi, yang di mana masih menganggap bahwa penggunaan drywall hanya untuk properti mewah. (Baca juga: RI Kalah dengan Malaysia dan Singapura soal Pemakaian Gipsum)

"Karena masih anggap bahwa drywall ini barang mahal, padahal rumah sederhana pun bisa gunakan drywall pengganti batu bata, makanya kita ingin jadikan Gyproc itu clusterboard sejuta umat," ujar Hantarman.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini