Share

Ada KEK, Investor Mulai Tinggalkan Jakarta

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 26 Juli 2016 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 26 320 1447308 ada-kek-investor-mulai-tinggalkan-jakarta-3A9vlPvmuz.jpg Ilustrasi : Okezone

PALEMBANG - Jakarta selama ini selalu menjadi magnet ekonomi nasional. Tak hanya sebagai pusat pemerintahan, Jakarta yang selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi juga berhasil menarik tenaga kerja dari berbagai daerah untuk dapat bekerja di Ibu Kota.

Namun, saat ini pemerintah mulai memikirkan cara untuk mengembangkan daerah di luar Pulau Jawa. Salah satunya adalah melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Upaya ini ternyata cukup untuk menarik minat para investor untuk mengalihkan usahanya di luar Pulau Jawa.

Buktinya saja, ketika pemerintah saat ini tengah mengembangkan KEK Tanjung Api-Api di Sumatera Selatan, Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) telah berniat untuk memindahkan unit industrinya di Kawasan Tanjung Api-Api.

Menurut Direktur Pengembangan PT Hutama Karya Putut Ariwibowo, JIEP telah menyatakan ketertarikannya. Hanya saja, belum dapat dipastikan apakah JIEP nantinya akan bertindak sebagai pengelola atau bukan.

"Yang sudah minat JIEP. Tapi kalau untuk pengelola nanti di tender terpisah," jelasnya di sela-sela acara Regional Investment Forum di Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (26/7/2016).

[Baca Juga: Di Hadapan Investor Asing, BKPM Pamer Paket Kebijakan]

Namun, pengembangan kawasan ekonomi khusus tersebut masih menemui beberapa kendala. Di antaranya dangkalnya pelabuhan yang akan dikembangkan.

"Saat ini kedalaman yang dimiliki 3 meter. Padahal butuh 12 meter," jelasnya.

"Selain itu, di ujung itu ada hutan lindung. Statusnya hutan lindung tapi enggak ada hutannya, ini yang jadi masalah. Tapi kalau di kawasan industri tanah rakyat enggak ada masalah," imbuhnya.

Hanya saja, meskipun terkendala berbagai hambatan, Hutama Karya optimistis akan banyak industri yang melirik kawasan ini. Sebab, akan banyak fasilitas yang ditawarkan oleh pemerintah dalam proyek ini.

"Kan ada jalan tol yang menghubungkan, jadi mereka akan minatlah," tutupnya. (dng)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini