Share

Tiga Program Utama Sofyan Djalil di Kementerian Agraria

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2016 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 29 20 1450482 tiga-program-utama-sofyan-djalil-di-kementerian-agraria-W9P9qJ9g7Q.gif Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sofyan Djalil saat ini telah resmi mengemban tugas baru sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Belum genap sepekan menjabat sebagai menteri, Sofyan telah memiliki program khusus yang harus dilaksanakan dalam jangka pendek.

"Pertama, sertifikasi lahan. Petani kita banyak punya tanah tapi tidak punya dokumen. Karena enggak ada dokumen mereka jadi tidak punya akses ke perbankan," kata Sofyan di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Pemberian sertifikat lahan ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di pedesaan. Pasalnya, masyarakat dapat segera mengajukan pinjaman ke perbankan dengan adanya jaminan berupa sertifikat lahan.

"Pengusaha kecil yang ingin mendapatkan KUR. Walaupun selalu dikatakan KUR tidak butuh jaminan, pasti sekali diminta jaminan. Oleh karena itu kita percepat. Target tahun ini dua juta kenapa tidak lima juta sekalian," jelasnya.

Program kedua adalah melakukan reformasi agraria. Menurut Sofyan, program ini salah satunya akan difokuskan kepada transmigran yang masih berurusan dalam kepemilikan lahan.

Kedua, program reformasi agraria. Ini akan kita percepat karena persoalan ekuiti ini sangat cepat. Bagaimana kita memformalkan tanah-tanah yang dimiliki transmigran. Misalnya tidak jellas, masih banyak maslah yang dihadapi, kita selesaikan.

"Ketiga, bagaimana mengadakan pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur. Infrastruktur tol dan lain-lain cukup banyak kemajuan, itu diuntungkan UU pembebasan lahan, kemudian ada upaya khsus perpres percepatan infrastruktur," imbuhnya.

Ketiga program inilah yang menjadi program prioritas bagi Sofyan Djalil. Khusunya untuk program ketiga, pemerintah akan mempercepat proses pengadaan tanah khususnya untuk membangun jalan tol Trans Jawa.

"Idenya adalah bagaimana jalan tol tahun depan, diharapkan Jawa sudah nyambung," tutupnya. (dng)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini