nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembebasan Lahan Tol Semarang-Solo Melalui Pengadilan

ant, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2016 19:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 07 29 320 1450423 pembebasan-lahan-tol-semarang-solo-melalui-pengadilan-uq7jIy4wRy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BOYOLALI - Pembebasan lahan proyek tol Semarang-Solo di Kabupaten Boyolali, sebanyak 29 bidang, akan dilakukan konsinyasi melalui jalur Pengadilan Negeri setempat, kata perwakilan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tol.

"Langkah itu dilakukan setelah pemilik lahan tidak setuju dengan harga tanah yang ditentukan oleh Tim Apprasial," kata Omaruzzaman staf PPK proyek tol Semarang-Solo, di Boyolali, Jumat.

Menurut Omaruzzaman, pihaknya melakukan langkah konsinyasi tersebut untuk mempercepat pembangunan jalan bebas hambatan di pulau Jawa termasuk Semarang-Solo ini.

"Kami sedang menyiapkan berkas Konsinyasi lahan di Boyolali untuk proyek tol," kata Omaruzzaman.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan beberap upaya pendekatan dengan pemilik lahan yang tanahnya terkena proyek, hingga tahapan terakhir pembebasan lahan untuk kepentingan umum mekanismenya, salah satunya konsinyasi melalui PN.

Ia mengatakan kendala yang dihadapi dalam pembebasan lahan tol tersebut mayoritas pemilik tanah tidak setuju dengan harga yang ditentukan appraisal. Padahal, harga tanah sudah ditetapkan sesuai dengan bidangnya dan yang terbaik bagus atau di atas nilai jual objek pajak (NJOP) di wilayah ini.

Namun, mereka tidak setujuh dan minta harga lebih tinggi yang tidak relevan dengan keadannya.

Oleh karena itu, pihaknya tidak dapat membayar sesuai yang diinginan oleh pemilik lahan tersebut. Tetapi, jika hal itu dilakukan dapat melanggaran hukum karena membayar harga tanah tidak berdasarkan yang ditetapkan appraisal.

Menurut dia, pihaknya akhirnya memutuskan dengan menggunakan langkah konsinyasi. Uang pembebasan lahan akan dititipkan ke PN. Pembebasan lahan dilakukan dengan pembayaran ganti rugi ditetapkan oleh pengadilan.

"Pembangunan jalan tol untuk kepentingan nasional, sehingga harus diutamakan. Yang terpentingf masyarakat tidak banyak dirugikan soal harga tanah," katanya.

Pembangunan Jalan Tol Semarang Solo, akan melintas di wilayah Boyolali sepanjang sekitar 11 kilometer. Lahan yang terkena proyek tol itu, antara lain dari barat ke timur yakni Kecamatan Ampel, Kota Boyolali, Mojosongo, Teras, dan Banyudono.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini