nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenkeu Siapkan Skema Pemangkasan Anggaran Kementerian

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Rabu 03 Agustus 2016 16:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 03 20 1454120 kemenkeu-siapkan-skema-pemangkasan-anggaran-kementerian-XojXRXwnVw.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kemeterian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan skema pemangkasan anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) semester II-2016. Pemangkasan ini akan dibahas dalam sidang kabinet sore ini bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

"Sore ini akan dibahas di sidang kabinet," ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Mardiasmo menjelaskan, skema yamg dimaksud adalah pihaknya akan berupaya melakukan konversi dana alokasi umum (DAU) ke obligasi khusus. Tujuannya adalah agar skema yang akan digunakan tidak memadai untuk membiayai anggaran K/L maupun transfer daerah, dikarenakan tidak tercapainya pendapatan negara sesuai target.

Meski telah menyiapkan skema tersebut, pihaknya lebih dulu akan berupaya untuk melakukan efisiensi di seluruh K/L maupun pemerintah daerah (pemda).

"Kita akan mencoba seperti yang DAU konversi itu, akan kita lihat. Tapi kita juga akan lihat efisiensi itu. Kita akan efisiensi semua, baik belanja K/L, maupun pemerintah daerah," ujar dia.

Akan tetapi, dia memastikan ada beberapa Kementerian yang tidak akan terkena pemangkasan anggaran semester II-2016. Antara lain Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian PUPR dan lembaga yang terkait dengan infrastruktur.

Dia menyebutkan terdapat tiga model pembelanjaan barang yaitu belanja barang, belanja yang terkait tupoksi. Untuk kedua jenis ini, pemerintah tidak akan memangkas anggarannya. Sedangkan untuk belanja barang yang sifatnya tidak mendukung tupoksi dan sifatnya konsumtif, maka akan dikurangi.

"Tetapi lebih kepada konsinyering, perjalanan dinas. Nah seperti itu akan kita sisir supaya bisa ada penghematan," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini