Share

Sri Mulyani: Pemerintah Tak Punya Dana

Danang Sugianto, Okezone · Rabu 10 Agustus 2016 09:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 10 320 1459664 sri-mulyani-pemerintah-tak-punya-dana-VLsGCBrnyf.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrayani. (Foto: ANT)

JAKARTA - Pemerintah akan memangkas anggaran negara sebesar Rp133 triliun, untuk menyehatkan APBN. Meski dipangkas, namun pembangunan infrastruktur tidak akan disentuh.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini pemerintah harus memangkas anggaran negara lantaran minim dana. Untuk itu, dia juga melihat bahwa pembangunan infrastruktur tidak harus dibebani ke pemerintah.

"Karena pemerintah tidak punya dana, dan memang tidak semestinya semua infrastruktur dibangun pemerintah," kata dia di BEI, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

(Baca Juga: Pangkas Anggaran Rp133 T, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Terancam)

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di negara-negara lain memang kebanyakan mengambil peran swasta alias Public Private Partnership (PPP). "Kalau di Singapura itu kan mereka kan menggunakan ppp," tambah dia.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pemangkasan anggaran ini tidak akan menyentuh sektor infrastruktur. Terutama untuk infrastruktur yang telah terdapat perjanjian kontak dalam pembangunan. Namun, pemangkasan anggaran akan menyentuh sektor non-prioritas seperti biaya perjalanan. Salah satunya adalah biaya perjalanan.

(Baca Juga: Jokowi Pangkas Anggaran Rp65 Triliun, BI Tetap Yakin Ekonomi Tetap Tumbuh)

Sekadar informasi, Pada Sidang Kabinet Paripurna pekan ini, Presiden Joko Widodo menyepakati pemangkasan anggaran belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp65 triliun, dan dana transfer ke daerah sebesar Rp68,8 triliun. Pemangkasan anggaran ini dikhawatirkan akan berdampak kepada perlambatan pertumbuhan ekonomi sepanjang semester II-2016.

Pasalnya, pertumbuhan ekonomi sepanjang kuartal III-2016 diperkirakan lebih rendah dibandingkan kuartal II-2016 lalu sebesar 5,18 persen. Diprediksikan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tahun ini hanya akan mencapai 4,9 persen apabila pemangkasan anggaran dilakukan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini