99% Masyarakat RI Masih Gunakan Uang Tunai

Dedy Afrianto, Jurnalis · Sabtu 13 Agustus 2016 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 13 320 1462762 99-persen-masyarakat-ri-masih-gunakan-uang-tunai-VXjMxCOOxN.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

BATAM - Bank Indonesia (BI) hari ini menggelar serangkaian kegiatan untuk mensoalisasikan pengunaan uang nontunai.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, hingga saat ini pengunaan uang nontunai masih sangat minim dalam setiap transaksi di daerah-daerah.

Menurut Agus, Indonesia membutuhkan sekira Rp560 triliun setiap tahunnya untuk transaksi tunai. Tingginya nilai penerbitan ini tak terlepas dari 99 persen masyarakat Indonesia masih menggunakan uang tunai dalam setiap transaksi.

"Kita masing-masing paham arti uang Republik Indonesia. Uang ini juga bisa untuk transaksi penjualan. Tapi untuk pembayaran 99 persen itu tunai. Tetapi kita telah mengenalkan sistem yang lebih maju. Seperti sistem kliring. Lalu juga ada kartu yang kita kenalkan sejak 10 tahun yang lalu. Ini harus dimanfaatkan," kata Agus di Kepri Mall, Batam, Sabtu (13/8/2016).

Tingginya pengunaan uang tunai tentunya dapat berdampak pada tingginya inflasi apabila peredaran dan penggunaannya tidak dikelola dengan baik.

Untuk itu, Agus meminta kepada masyarakat, khususnya di Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura untuk dapat menggunakan uang nontunai dalam setiap transaksi. Hal ini pun secara tidak langsung dapat meningkatkan penggunaan Rupiah di Batam.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini