Share

Ini Seminggu Pertama Kerja Menteri Arcandra

Hendra Kusuma, Jurnalis · Minggu 14 Agustus 2016 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 14 320 1463218 ini-seminggu-pertama-kerja-menteri-arcandra-l5dNyrcc9p.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan, hasil kerja dalam satu minggu usai diberikan amanat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin sektor yang paling strategis.

Pada satu minggu pertama usai resmi menjabat sebagai orang nomor satu di ESDM, Archadra mengaku telah melakukan pertemuan dengan Inpex untuk membahas mengenai pengembangan Blok Masela, Maluku.

"Di mana kita tahu Masela adalah isu besar. Nah dalam meeting itu selain bicara tentang teknikal, saya bicara tentang komersial. Nah sedikit update buat teman teman, bahwa beberapa data misalnya komersial masalah cost di Masela yang dulunya di onshore sekitar agak tinggi ya, alhamdulillah bisa kita kurangi sekarang dan signifikan kurangnya," kata Archandra di Jakarta, Minggu (14/8/2016).

Mengenai angka pastinya, Archandra masih belum dapat membeberkan. Yang pasti, kata Pria asli Padang ini pihak Inpex sudah bekerja pada proyek pengembangan Blok Masela.

Selanjutnya, kata Arcadra, dalam satu minggu pertama telah membahas mengenai Indonesia Deepwater Development (IDD) dengan Chevron. Di mana, dalam pertemuan dengan Tim Chevron masalah mengenai IDD tetap akan dilanjutkan.

"Komitmen Chevron untuk masalah IDD tetap akan lanjutkan proyek tersebut. Kita bicara juga tentang teknikal dan komersial. Tentang teknikal ada sedikit ilmu yang bisa saya share utnuk percepat pengembangan IDD," tambahnya.

Tidak hanya itu, sambung Arcandra, Blok Natuna juga terpilih sebagai program prioritas Kementerian ESDM. Sebab, blok tersebut memiliki cadangan gas yang cukup besar meskipun banyak kendala-kendala secara teknikal yang harus diselesaikan pemerintah.

Arcandra mengaku, telah bertemu dengan pihak Exxon mengenai pengembangan Blok Natuna dan juga dengan Pertamina. "Keempat adalah bicara tentang Mahakam. Kita juga meeting-meeting maraton dengan tim Pertamina terkait dengan gimana kita ke depan kelola Blok mahakam. Karena kita tahu saat ini masih dioperasikan oleh Total. Ya, gimana supaya produksi tidka turun, langkah-langkah apa saja sedang kita bicarakan sehingga proses transisi berjalan dengan baik," kata dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini