Share

Menteri Rini Minta Izin Switching Himbara Segera Keluar

Dedy Afrianto, Jurnalis · Kamis 18 Agustus 2016 18:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 08 18 320 1467108 menteri-rini-minta-izin-switching-himbara-segera-keluar-eSS4LEBezV.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto : Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian BUMN saat ini tengah mempersiapkan perusahaan yang melayani pengalihan (switching) dalam satu anjungan tunai mandiri antarbank. Ditargetkan, perusahaan switching akan terbentuk pada semester II tahun ini.

Menteri BUMN Rini Soemarno pun berharap agar izin switching ini dapat segera diberikan oleh Bank Indonesia. Permintaan ini diutarakan langsung oleh Rini di hadapan Gubernur BI Agus Martowardojo dalam kata sambutannya pada acara peluncuran program e-warong di Kampung Rawa RT 17 RW 4, Kecamatan Johar Baru.

"Semoga nanti kita dapat izin dari BI untuk switching sehingga dapat dengan mudah proses switching dilakukan," kata Rini, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Agus Martowardojo pun segera tersenyum mendengar permintaan Rini. Hanya saja, belum dapat dipastikan kapan izin tersebut dikeluarkan secara tertulis.

Seperti diketahui, Himbara akhirnya memutuskan untuk mendirikan perusahaan switching sendiri, setelah sebelumnya mempertimbangkan untuk mengakuisisi salah satu dari tiga perusahaan switching ATM di Indonesia.

Perusahaan BUMN khusus switching ini nantinya akan mengelola ATM Himbara Link dan juga jaringan mesin Perekam Data Elektronik (Electronic Data Capture/EDC).

Sejalan dengan pembentukan perusahaan switching itu, Kementerian BUMN juga akan menunjuk bank acnhor untuk integrasi ATM.

Adapun modal perusahaan switching tersebut nantinya akan berasal dari empat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni BRI, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara dan Bank Negara Indonesia.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini