nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OJK Upayakan Regulasi Fintech yang Berimbang

ant, Jurnalis · Senin 29 Agustus 2016 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 29 320 1475818 ojk-upayakan-regulasi-fintech-yang-berimbang-QGt2MRu4BM.jpg Ilustrasi perbankan. (Foto: Okezone)

TANGERANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membuat regulasi teknologi finansial (fintech) yang berimbang agar mampu memberikan ruang bagi semua perusahaan fintech berkembang.

"Akan dibuat aturan berimbang dengan memberikan ruang berkembang sekaligus mengedepankan prinsip kehati-hatian, karena ada isu perlindungan konsumen, risiko teknologi, dan lainnya," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di acara Indonesia Fintech Festival & Conference di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Senin (29/8/2016).

Menurutnya, OJK tidak ingin perkembangan yang pesat di bidang fintech tidak dibarengi dengan upaya pembentukkan infrastruktur regulasi dan pengawasan yang memadai. "Sekarang yang penting adalah sosialisasi kepada masyarakat bahwa ada fintech yang bisa dimanfaatkan lembaga keuangan untuk lebih mengefektifkan bisnis di industri jasa keuangan," ucap Muliaman.

Dia mengatakan, regulasi fintech saat ini sedang dimatangkan. Muliaman juga belum bersedia menyampaikan detail dari regulasi tersebut. "Kalau nanti ada, aturan akan bersifat terbatas sebagai tahap awal pengenalan," ucap dia.

Area fintech sendiri luas namun bisa dibagi menjadi dua kategori, yaitu fintech perusahaan dan fintech perbankan sebagai bagian dari produk keuangan bank.

Regulasi OJK terutama akan ditujukan bagi "fintech companies", karena fintech perbankan kebanyakan merupakan bagian dari produk bank sehingga mengacu pada aturan pengawasan biasa.

Muliaman mengatakan regulasi OJK mengenai fintech bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan industri tersebut. Pendekatan yang mengedepankan kehati-hatian perlu dilakukan untuk menghindari kegagalan yang merugikan konsumen.

"OJK akan hati-hati sekaligus memberi tempat untuk tumbuh dan berkembang, sebab kalau kebanyakan aturan belum apa-apa bisa mati mereka, aturannya harus pas," kata Muliaman.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini