Image

Selamatkan IHSG Jadi Alasan BEI Keluarkan Aturan Auto Rejection

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2016, 19:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 08 31 278 1477996 selamatkan-ihsg-jadi-alasan-bei-keluarkan-aturan-auto-rejection-Y0HE1SrJLq.jpg Ilustrasi : Okezone

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana akan memberlakukan auto rejection dalam waktu dekat yakni September. Aturan ini pernah diberlakukan sebelumnya ketika IHSG dalam kurun waktu satu bulan menyentuh titik terendahnya yakni 4.033 pada 29 Juni 2015.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Alpino Kianjaya mengatakan, aturan ini diterapkan berdasar melihat situasi pasar saat ini. Tujuannya agar menjaga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) agar tidak turun lebih jauh lagi.

"Jadi harus kita lihat cenderung situasi market, jadi harus lakukan suatu kebijakan, maka berlakukan auto rejection agar menjaga indeks agar tidak turun jauh lagi. Jadi keluarin auto rejection batas atas batas bawah 10 persen, bergantung kategori nominal saham," ucapnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (31/8/2016).

IHSG hingga per hari ini ditutup 5.386 poin. Ini berarti sudah mengalami kenaikan sebesar 17,26 persen secara year-to-date (ytd). Bila dibandingkan IHSG pada 29 Juni 2015 yang berada di kisaran 4.033 poin, maka IHSG telah naik sebesar 33,5 persen.

 [Baca juga: Auto Rejection Belum Berlaku 1 September]

"Jadi cukup kondusif. Jadi sudah saatnya untuk kembalikan agar rentang harga simetris," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BEI menegaskan belum menentukan tanggal pemberlakuan batas minimal auto rejection dari saat ini yang diberlakukan secara asimeteris menjadi simetris. Yang pasti, aturan ini akan berlaku di bulan September, namun belum dapat dipastikan tanggalnya.

Seperti diketahui, auto rejection adalah penolakan secara otomatis oleh JATS terhadap penawaran jual dan atau permintaan beli Efek Bersifat Ekuitas yang dimasukkan ke JATS akibat dilampauinya batasan harga atau jumlah Efek Bersifat Ekuitas yang ditetapkan oleh Bursa.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00096/BEI/08-2015 tentang Perubahan Batasan Auto Rejection, yang mengatur auto rejection untuk rentang harga antara Rp50 sampai dengan Rp200 maka batas atas yang diterapkan adalah 35 persen dan 10 persen untuk batas bawah.

Rentang harga antara Rp200 sampai dengan Rp5.000 maka batas atas yang diterapkan adalah 25 persen dan 10 persen untuk batas bawah, dan rentang harga di atas Rp5.000, maka batas atas yang diterapkan adalah 20 persen dan 10 persen untuk batas bawah.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini