Share

Ekonomi Brasil Kian Terpukul di Tengah Resesi

Raisa Adila, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2016 05:49 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 05 20 1506832 ekonomi-brasil-kian-terpukul-di-tengah-resesi-NQOOCmHT52.jpg Ilustrasi : Okezone

BRASIL - Di tengah resesi bersejarah, hal-hal yang semakin buruk terjadi bagi sebagian besar warga Brasil sejak sidang impeachment dimulai pada Mei terhadap Mantan Presiden Dilma Rousseff, yang dipaksa mundur pada akhir Agustus.

Sekira 12 juta warga Brasil sekarang keluar dari pekerjaan, atau naik dari 8,8 juta tahun lalu. Pada hari Selasa, para pejabat mengumumkan bahwa produksi industri Brasil menurun begitu banyak pada Agustus.

"Kredibilitas kebijakan telah sangat tertekan oleh peristiwa yang mengarah ke perubahan rezim," kata Ekonom IMF dalam paparan World Economic Outlook, melansir CNN.

Seperti diketahui, Brasil terperosok dalam resesi terpanjang sejak 1930-an. IMF memperkirakan, pertumbuhan akan terhambat pada tahun depan.

Ekonomi terbesar di Amerika Latin ini menyusut 3,8 persen tahun lalu. Saat ini, IMF memperkirakan ekonomi negara itu akan turun lagi 3,3 persen tahun ini.

Pasar kerja Brasil juga sedang porak-poranda. Hal ini terlihat dari upah yang turun 3 persen pada Agustus dan tingkat pengangguran naik menjadi 11,8 persen dari 8,7 persen tahun lalu. Kemudian, produksi industri di Brasil turun 3,8 persen pada Agustus dibandingkan Juli.

Presiden baru Brasil Michel Temer, mengambil alih pemerintahan pada Mei dan membawa tim untuk mengarahkan ekonomi keluar dari resesi.

"Sementara pemerintah mempertahankan retorika ramah pasar, laju reformasi telah mengecewakan," kata Analis Ekuitas Amerika Latin di Janus Capital, Dan Raghoonundon.

Mantan Presiden Rousseff telah diberhentikan lantaran memanipulasi angka anggaran negara tepat sebelum pemilihan pada 2014. Namun, skandal suap besar di perusahaan minyak negara Brasil, Petrobras, memicu sebagian besar resesi yang membuat negaranya menjadi kacau.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini