Share

Australia Bangun PLTG, Belasan Investor Siap Serbu Banten

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 10 Oktober 2016 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 10 320 1510426 australia-bangun-pltg-belasan-investor-siap-serbu-banten-24SqIfAjC4.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Banten Global Development (BGD) hari ini melakukan penandatangan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Austalia Indonesia Business Council (AIBC). Kerja sama ini dilakukan untuk sektor pembangunan PLTG 1.350 megawatt (mw), seaport, dan kawasan industri di Teluk Naga, Tangerang, Banten.

Penandatangan ini dilakukan di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun, Kepala BKPM Thomas Lembong dan Gubernur Banten Rano Karno batal hadir dalam acara penandatangan kerja sama ini.

Adapun pihak yang hadir dalam acara penandatangan ini Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten Babar Suharso dan Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis. Penandatangan perjanjian sendiri dilakukan sekira pukul 09.25 WIB.

MoU tersebut menjadi kerangka hukum awal bagi AlBC untuk mendatangkan belasan investor Australia untuk berinvestasi di Provinsi Banten. Pada MOU ini diatur rencana para pihak untuk bekerjasama membangun kawasan industri dan pelabuhan terpadu serta pembangkit listrik tenaga gas (3 X 450 mw) di areal seluas lebih dari 700 hektare di ujung sungai Cisadane, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

"Ini adalah penting bagi Banten. Penanaman modal butuh untuk pembangunan daerah. Hari ini MoU khusus dilakukan untuk pengembangan Banten khususnya adalah Tangerang," kata Babar di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (10/10/2016).

Di kawasan industri yang direncanakan tersebut diharapkan investor-investor asing utamanya dari Australia akan semakin banyak yang menanamkan modalnya.

"Mudah-mudahan ini bisa dilanjutkan untuk investasi lain, karena daerah ini punya banyak potensi untuk dikembangkan," tuturnya.

Sebelumnya, AIBC telah mensosialisasikan substansi MOU ini kepada belasan perusahaan besar di Australia dan mendapatkan respon positif. Dalam event Australia lndonesia Business Week di Perth, tanggai 11-15 November 2016 yang akan dihadiri oleh Presiden Rl Bapak Joko Widodo, AIBC kita akan mempertemukan Pemprov Banten dan PT. Banten Global Development dengan perusahaan-perusahaan Australia yang berminat.

Pertemuan tersebut diharapkan akan berujung pada penandatanganan Heads of Agreement yang menjadi dasar bagi terlaksananya studi kelayakan rencana investasi dimaksud.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini