Bappenas Catat Kepemilikan Rumah di Indonesia Hanya 78%

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Kamis 13 Oktober 2016 15:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 10 13 470 1513784 bappenas-catat-kepemilikan-rumah-di-indonesia-hanya-78-Bpju3BMnrJ.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat persentase kepemilikan rumah di Indonesia hanya sebanyak 78,7 persen.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, dalam persentase tersebut perbandingan pemilik rumah yang membangun sendiri dengan yang membeli dari pengembang jauh berbeda. (Baca juga: Potensi Pengembangan Perumahan di Daerah Belum Optimal)

"Sebanyak 71 persen di antaranya membangun sendiri, hanya 4 persen yang membeli dari pengembang, artinya potensinya masih besar," kata Bambang dalam Property Report Congress, di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Selain itu, masalah backlog kepemilikan rumah di Indonesia juga, kata Bambang masih besar, yakni sebesar 11,8 juta. Untuk itu penyediaan perumahan bagi masyarakat menengah bawah khususnya jadi perhatian pemerintah.

"Ada dua agenda yang pertama adalah mengurangi defisit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dengan menyediakan 1 juta rumah tiap tahun dan memberikan subsidi 1,75 juta unit rumah baru," paparnya. (Baca juga: Masyarakat Berpenghasilan Rendah Butuh Penjamin Kredit Perumahan)

Yang kedua, tambah Bambang, pemerintah menargetkan bisa turut meningkatkan kualitas rumah tidak layak dengan memberi subsidi terhadap 1,5 juta rumah serta mengurangi 38.341 hektare area kumuh sampai 2019.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini