Image

Jumlah Ketimpangan Kemiskinan Harus Dikurangi

Trio Hamdani, Jurnalis · Senin 17 Oktober 2016, 20:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 10 17 20 1517314 jumlah-ketimpangan-kemiskinan-harus-dikurangi-rRX2N8XRZy.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Berdasarkan data World Bank, dalam 15 tahun terakhir Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat. Indonesia tercatat juga telah mengurangi tingkat kemiskinan dan memperbesar jumlah kelas menengah.

Namun dijelaskan dalam keterangan tertulis, manfaat dari pertumbuhan tersebut hanya dirasakan oleh 20 persen masyarakat terkaya. Sekitar 80 persen penduduk atau sekitar 205 juta orang belum sepenuhnya tersentuh oleh pemerintah. ‎

Kepala Perwakilan Bank Dunia Rodrigo Chaves mengungkapkan temuan-temuan utama dari laporan bank Dunia terbaru tentang kemiskinan, yang berjudul Taking on Inequality, yang menggarisbawahi pentingnya pengurangan ketimpangan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

"Sekarang kemiskinan sudah menurun menjadi 17 persen. Targetnya menghapuskan kemiskinan 2030. 1,1 miliar orang sudah terhapus saat ini," ujar Dino Patti Djalal (Founder FPCI) dalam konferensi pers di Djakarta Theater XXI,Jakarta, Senin (17/10/2016).‎

Selain itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigso juga menyampaikan pendapatnya, yaitu diharapkan agar berbagai kalangan masyarakat untuk ikut berkontribusi melakukan perubahan dalam pengentasan kemiskinan.

"Apakah anda pengusaha, ilmuwan, pekerja komunitas, guru, pegawai negeri atau pemrogram komputer, dalam kerja paruh waktu atau karyawan tetap untuk menjadi bagian dari perubah keadaan di generasi kamu dan membantu mengakhiri kemiskinan,” katanya.

Dalam rangka memperingati hari internasional Pengentasan Kemiskinan atau End Poverty Day‎ itu Reza Rahadian selaku SDG's Mover UNDP juga menyampaikan pengalamannya terkait ketimpangan kemiskinan, dirinya mengatakan telah melakukan kampanye publik demi menyediakan pompa air berenergi matahari untuk wilayah kurang mampu di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"‎Saya setuju sekali bahwa indonesia bagian timur merupakan wilayah yang sangat termarjinalkan," ujar Reza.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini