Image

Pilih Tax Amnesty atau Dipenjara 6 Bulan?

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016, 17:01 WIB
https img z okeinfo net content 2016 10 18 20 1518055 pilih tax amnesty atau dipenjara 6 bulan QqQEftWa3n jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pemerintah berbaik hati dengan memberi pengampunan pada wajib pajak yang selama ini belum melaporkan hartanya dengan baik. Pengampunan tersebut berupa kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty.

Direktur Penegakan Hukum DJP Dadang Suwarna mengatakan, amnesty pajak itu pilihan bagi wajib pajak. Bagi wajib pajak yang ikut program tax amnesty maka kewajibannya harus bayar pokok wajib pajak atas proses pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan.

Sedangkan wajib pajak yang tidak ikut tax amnesty maka proses pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan terhadap hartanya akan dilanjutkan ke proses penuntutan.

"Intinya kalau dia ikut tax amnesty maka hanya bayar pokoknya, tapi bagi wajib badan atau pribadi yang tidak ikut program tax amnesty maka proses jalan, dari mulai paksa, sita, lelang, pencekalan sampai blokir. Kalau gak bayar juga, mau ga mau di gizeling (penahanan sementara atau penyanderaan) dengan syarat utang minimal Rp100 juta dan tidak ada niatan baik tidak bayar,"ujarnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Kembali, kata Dadang, tax amnesty adalah pilihan. Seandainya wajib pajak di gijzeling, pilihannya akan dipenjara enam bulan. Jika belum membayar juga maka akan kembali diperpanjang masa tahanannya.

"Tapi kita kan ibaratnya gak mau terus kasih makan disana. Intinya kita gijzeling itu buat yang gak ada niat bayar. Kita sudah imbau, paksa, sita lelang, diblokir, dicekal sampai di-gijzeling," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini