Image

Aset Negara yang Dijadikan Jaminan Surat Utang Hanya 10 Persen

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016, 19:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 10 18 20 1518203 aset-negara-yang-dijadikan-jaminan-surat-utang-hanya-10-persen-cXqESIVNIm.JPG Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan berencana untuk memanfaatkan aset negara sebagai jaminan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Saat ini, pemerintah pun berencana untuk melakukan revaluasi dan inventarisasi aset.

Menurut Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho, hingga saat ini total aset yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan adalah mencapai sekira Rp1.800 triliun. Hanya saja, yang dimanfaatkan sebagai jaminan baru mencapai sebesar 10 persen dari total aset.

"Rp1.800 triliun Itu total kita punya semua. Jadi tanah dan bangunan kita ada Rp1.100 triliun, baru jadi underlying kan sekitar Rp160 triliun lah. Enggak sampai 10 persen," tuturnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Adapun total Barang Milik Negara (BMN) yang diajukan adalah sekira 9.900 BMN. Nilai aset yang akan digunakan adalah nilai aset yang akan segera diperbaharui.

"Bagusnya semuanya (direvaluasi). Jadi nilai aset pemerintah, mencerminkan harga saat ini," tuturnya.

Hanya saja, belum diketahui berapa total aset yang akan digunakan sebagai jaminan. Menurut Sonny, terdapat potensi hingga Rp900 triliun untuk dapat dijadikan jaminan pemerintah dalam menerbitkan Sukuk pada tahun yang akan datang.

"Tergantung butuhnya, namun kita ada batasan juga untuk meminjam. Sukuk kan termasuk pembiayaan. Untuk underlying kita masih ada stok Ro900 triliun kan. Tapi kan utang enggak boleh sebanyak itu," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini