Image

Wall Street Terpukul Ketidakpastian Fed Rate dan Pelemahan Harga Minyak

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016, 04:24 WIB
https img k okeinfo net content 2016 10 18 278 1517453 wall street terpukul ketidakpastian fed rate dan pelemahan harga minyak Q9fWxyPl9s jpg

NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup lebih rendah karena saham energi terkoreksi bersama jatuhnya harga minyak. Selain itu, saham Amazon dan Netflix membebani sektor konsumen.

Wakil Ketua The Federal Reserve Stanley Fischer memperingatkan bahwa stabilitas ekonomi bisa terancam oleh suku bunga rendah. Meskipun, bank sentral mencatat inflasi sudah "sangat dekat" dengan target, namun kenaikan suku bunga tidak bisa dilakukan sesederhana itu.

Pernyataan yang saling bertentangan terkait kenaikan suku bunga dari beberapa pejabat Fed tersebut telah menambah ketidakpastian di pasar, yang telah mengalami volatilitas tinggi, seiring pemilihan presiden AS yang semakin dekat

"Fischer adalah orang kedua setelah Janet Yellen, jadi ketika dia berbicara maka orang-orang akan memperhatikan dengan seksama apa yang dia katakan," kata kepala analis pasar di Wunderlich Securities, Art Hogan, seperti dilansir dari Reuters.

Indeks Dow Jones industrial average turun 51,98 poin atau 0,29 persen ke 18.086,4, indeks S&P 500 kehilangan 6,48 poin atau 0,3 persen ke 2.126,5 dan indeks Nasdaq Composite turun 14,34 poin atau 0,27 persen ke 5.199,82.

Sektor energi turun 0,6 persen setelah harga minyak mentah AS, CLc1, melemah 0,8 persen menjadi USD49,94 per barel, sementara harga minyak mentah Brent LCOc1 melemah 0,8 persen menjadi USD51,52 per barel, terbebani oleh kekhawatiran kelebihan pasokan.

Sebanyak 5,15 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, jauh di bawah rata-rata harian selama 20 sesi terakhir di 6,54 miliar.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini