Image

Reverse Stock, Bakrie Sumatera Yakin Tak Bernasib seperti BNBR

Danang Sugianto, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016, 17:38 WIB
https img o okeinfo net content 2016 10 18 278 1518103 reverse stock bakrie sumatera yakin tak bernasib seperti bnbr 3ylZUzsRiy jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memilih untuk mengikuti jejak induknya PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) untuk melakukan penggabungan saham alias reverse stock split dengan skala 10:1.

BNBR sebelumnya telah melakukan reverse stock dengan skala 2:1. Kala itu harga saham BNBR di level Rp340 per saham. Setelah reverse stock split langsung meningkat menjadi Rp640 per saham. Akan tetapi saham BNBR kembali ke Rp50 per saham.

Direktur Utama UNSP M Iqbal Zainuddin mengaku yakin hal tersebut tidak akan menimpa pihaknya. Sebab penggabungan saham merupakan salah satu langkah dari strategi perseroan untuk membenahi struktur permodalan.

"Kita akan melakukan reverse disusul aksi korporasi lain. Kami punya keyakinan walau kita lakukan reverse stock, ga akan ada lagi Rp50, dengan adanya perbaikan," tuturnya di Bakrie Tower, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Iqbal menjelaskan, setelah reverse stock perseroan akan melakukan restrukturisasi utang. Di mana total utang UNSP mencapai USD680 juta.

Menurutnya dengan begitu maka struktur permodalan akan lebih baik, karena akan mengurangi beban keuangan dan memperbaiki fundamental.

"Dua tahun ini kita selalu diskusi tentang kreditor dalam rangka restrukturisasi pinjaman. Target kami bisa mengurangi utang separuh, target kami bisa memperbaiki modal perusahaan," ungkapnya.

Sekedar informasi perseroan berencana akan melakukan penggabungan saham dengan skala 10:1. Atau jika setiap 10 saham nominal Rp50 akan menjadi 1 saham dengan nominal Rp500. Rencana tersebut akan menunggu persetujuan dari pemegang saham melalui RUPSLB yang akan digelar pada 31 Oktober 2016.

"Kalau itu kuorum akan ada panggilan lagi untuk restrukturisasi. Paling lambat kuartal I-2017. Seharusnya jelas berapa yang di saving, targetnya setahun USD350 juta, full year 2017 diharapkan selesai," tambah Direktur Bakrie Sumatera Plantations Andi W Setianto.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini