Image

30% Dana Repatriasi Diyakini Berasal dari Sektor Properti

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Selasa 18 Oktober 2016, 14:03 WIB
https img z okeinfo net content 2016 10 18 470 1517816 30 dana repatriasi diyakini berasal dari sektor properti RYBu0RQckT jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Total dana repatriasi pada program tax amnesty periode pertama tercatat Rp137 triliun. Pengembang properti meyakini 25 sampai 30 persen di antaranya masuk melalui properti.

Sekretaris Perusahaan Ciputra Group Tulus Santosa mengungkapkan, saat ini properti jadi salah satu tujuan investasi favorit di kalangan masyarakat.

"Properti jadi salah satu tujuan, favorit jadi mestinya 25 sampai 30 persen itu masuk ke sektor properti dari repatriasi," ujar Tulus, di Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Dia menuturkan, aliran dana tersebut bisa masuk melalui proyek-proyek garapan pengembang apapun dan di mana pun, tidak hanya proyek yang dikembangkan Ciputra Group. (Baca juga: Mengenal Tax Amnesty dalam Properti)

"Itu 30 persen bisa ke mana saja, nanti tinggal sesuaikan saja mana yang paling cocok," ujar dia.

Sementara pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Eddy Hussy menuturkan, dana repatriasi tersebut merupakan bentuk fisik yang kongkrit yang bisa dibelanjakan di properti.

"Properti ini jadi produk yang mudah untuk membelanjakan properti," kata Eddy.

Untuk sekadar diketahui, hasil yang diperoleh dari periode pertama tax amnesty ini tercatat Rp89,1 triliun berdasarkan surat pernyataan harta, Rp97,2 triliun berdasarkan surat setoran pajak, dan dana repatriasi sebesar Rp137 triliun.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini