Image

Dana IPO di Pasar Modal Capai Rp90 Triliun

Agregasi Rabu 19 Oktober 2016, 14:53 WIB
https img k okeinfo net content 2016 10 19 278 1518871 dana ipo di pasar modal capai rp90 triliun ep0PQ1i0Db jpg Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone)

MEDAN - Pelaku usaha di Indonesia telah memperoleh dana sekitar Rp90 triliun dari pasar modal melalui penawaran umum sepanjang 2016.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK,Nurhaida mengatakan, dana tersebut berasal dari 12 emiten baru, yang menerbitkan saham melalui penawaran perdana (initial public offering/IPO) dengan hasil senilai Rp10,7 triliun.

Selain itu, selama 2016 juga terdapat penerbitan "right issue", obligasi, dan sukuk dengan total dana yang diperoleh melalui pasar modal selama 2016 sebesar Rp79,14 triliun.

”Oleh karena itu pemanfaatan penggalangan dana melalui penawaran umum di pasar modal merupakan bentuk pembiayaan lain yang patut dipertimbangkan," katanya di Medan.

Nurhaida menuturkan, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum tersebut biasanya dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, baik pembangunan pabrik baru maupun untuk penambahan modal kerja perusahaan.

Melalui pengembangan usaha tersebut, emiten dapat meningkatkan kinerja keuangannya, yang kemudian dapat meningkatkan operasional dan keuntungan serta memperluas lapangan usaha dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Kondisi pasar modal Indonesia sampai dengan saat ini menunjukkan tren yang positif. Pada 2016 pasar modal Indonesia berhasil mencatatkan rekor tertinggi untuk kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun frekuensi transaksi tertinggi sepanjang masa. Kapitalisasi pasar BEI per tanggal 30 September 2016 adalah sebesar Rp5.799 triliun.

Saat ini perusahaan yang telah memanfaatkan pasar modal untuk mendapatkan pendanaan berjumlah 626 perusahaan. Selain itu, Nurhaida juga menuturkan, pihaknya terus mendorong pelaku industri, khususnya di daerah, memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan dalam pengembangan usahanya.”Kesempatan memperoleh pendanaan dari pasar modal belum dimanfaatkan secara optimal,"ungkap Nurhaida.

Secara demografi, kata Nurhaida, pemanfaatan pasar modal sebagai sumber pendanaan masih didominasi oleh perusahaan yang berdomisili di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Dirinya menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk lebih menyebarkan informasi terkait dengan pasar modal kepada pelaku usaha di daerah sehingga pemanfaatan pasar modal di daerah sebagai sumber pendanaan dapat ditingkatkan, khususnya mendorong pengembangan usaha di Provinsi Sumatera Utara.

Makin banyak perusahaan di daerah yang melakukan initial public offering (IPO), menurut dia, akan meningkatkan perekonomian daerah dan mendorong munculnya sentra-sentra ekonomi yang lebih menyebar, atau tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu.

Kata Nurhaida, pendanaan melalui pasar modal memiliki nilai tambah tersendiri bagi dunia usaha pada khususnya maupun masyarakat secara umum. Dijelaskannya, pasar modal mempertemukan langsung kelebihan dana pada masyarakat dengan kebutuhan dana oleh perusahaan sehingga biaya modal (cost of fund) pendanaan dari pasar modal akan lebih rendah.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini