Image

Cara Pemerintah Cari Dirut untuk Hidupkan Kembali BUMN 'Bobrok'

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 19 Oktober 2016, 17:02 WIB
https img k okeinfo net content 2016 10 19 320 1519071 cara pemerintah cari dirut untuk hidupkan kembali bumn bobrok jgdjkEeTsr jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menjadi seorang chief executive officer (CEO) atau Direktur Utama (Dirut) memang menjadi kebanggaan, apalagi menjadi Dirut sebuah perusahaan milik negara, BUMN. Namun apa rasanya ketika Anda harus memimpin BUMN yang kultur atau kinerja perusahaannya selalu bobrok setiap tahun, pastinya Anda lebih baik menolaknya.

Hal tersebut pun diungkap, Asisten Deputi Manajemen SDM Eksekutif BUMN Kementerian BUMN Imam Bustomi yang mengaku sulitnya BUMN mencari Dirut untuk memimpin BUMN yang dalam artian bobrok tersebut.

"Ini yang memang menjadi kendala BUMN selama ini," ujarnya, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Dalam proses mencari Dirut untuk BUMN "bobrok" sama saja seperti mencari Dirut BUMN lainnya. Pertama dilakukan seleksi untuk eselon I terkait, kemudian ditetapkan penilaian dengan indeks minimal 2,82 (indeks 1-5).

Setelah itu, dicari calon Dirut dari sektor yang sama. Hal ini supaya BUMN "bobrok" bisa dibangkitkan lagi karena sudah mengetahui seluk beluk kerjanya.

"Ketikan mencari Dirut PT KIM (Kawasan Industri Medan), akhirnya ada direksi Pupuk Kujang yang mengajukan diri untuk membangkitkan lagi KIM. Biasanya ada saja jiwa seperti ini," ujarnya.

Meski komitmen sangat baik, tetap, kata Bustomi, calon Dirut harus memenuhi persyaratan yang ada. Namun, diakuinya memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari Dirut untu BUMN "bobrok" ini.

"Seperti untuk PNM (Permodalan Nasional Madani) itu 6 kali mencarinya, tapi ada seorang direksi dengan jiwa ingin berkayar untuk mengembangkan PMN ini. Intinya, selalu ada jiwa-jiwa yang mau membangkitkan BUMN," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini