Image

Rekomendasi BKPM Jika Ingin Relaksasi Ekspor Mineral

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Rabu 19 Oktober 2016, 17:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 10 19 320 1519132 rekomendasi-bkpm-jika-ingin-relaksasi-ekspor-mineral-ZZAl76llHV.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait rencana kebijakan relaksasi ekspor mineral. Ini bertujuan agar investor dan pemerintah sama-sama mendapatkan win-win solution.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Parulian Hutapea mengatakan, hal pertama yang harus pemerintah lakukan adalah agar tetap konsisten pada kebijakan hilirisasi mineral. Ini bertujuan untuk menjaga kredibilitas pemerintah kepada investor.

"Kalau tidak demikian, ya negara kita hanya dianggap salah satu negara yang kebijakannya selalu berubah-ubah. Akibatnya investor juga ogah ke sini," ucapnya di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Untuk itu kebijakan-kebijakan terkait ekspor mineral yang akan diterbitkan harus tetap melindungi rencana dan realisasi investasi di sektor hilir mineral yang telah dilakukan, kebijakan tidak boleh bersifat back track.

"Antara lain pelarangan ekspor mineral mentah atau ore harus tetap dilakukan, relaksasi hanya diberikan pada produk konsentrat," ungkapnya.

Kemudian, apabila kebijakan relaksasi tetap akan dilaksanakan, sebaiknya dilakukan melalui revisi PP nomor 1 tahun 2014 agar secara keseluruhan tetap konsisten dengan kebijakan pemerintah terdahulu. Revisi dilakukan terkait dengan perpanjangan waktu dan besaran bea keluar mineral mentah.

Dia melanjutkan, juga perlu adanya identifikasi kebutuhan industri smelter yang akan dikembangkan sesuai dengan neraca mineral Indonesia agar memberikan manfaat jangka panjang yang sebesar-besarnya.

"Terakhir, untuk mendukung industri smelter, perlu diidentifikasi kebijakan-kebijakan lain yang perlu dikembangkan, antara lain anti dumping," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini