Image

Organda Sebut Taksi Online Sulit Dikendalikan

Hendra Kusuma, Jurnalis · Rabu 19 Oktober 2016, 18:10 WIB
https img z okeinfo net content 2016 10 19 320 1519178 organda sebut taksi online sulit dikendalikan tyEl4Bz4Ih jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) menyatakan, transportasi berbasis aplikasi atau online menjadi kendaraan yang paling sulit dikontrol pemerintah. Apalagi dalam soal penerapan tarif.

Sekjen DPP Organda Ateng Aryono mengatakan, para perusahaan transportasi online ini tidak melibatkan pemerintah dan juga asosiasi transportasi yang ada dalam menetapkan tarif di lapangan.

"Yang tidak terkontrol lagi, angkutan ilegal masuk dalam platform aplikasi," kata Ateng di Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Ateng menuturkan, seharusnya para pelaku transportasi online jangan berbangga terlabih dahulu menjadi angkutan baru yang banyak disukai masyarakat. Sebab, latar belakang perusahaan transportasi online itu harus diperjelas lagi, sebagai perusahaan aplikasi atau kendaraan.

Menurut Ateng, kalau mengatasnamakan perusahaan aplikasi, maka pengoperasian transportasi online selama ini ilegal atau tidak sesuai dengan Undang-Undang No 22 Tahun 2009, Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No 74 Tahun 2014 dan Nomor 32 Tahun 2016.

"Kalau perusahaan IT enggak boleh jadi perusahaan angkutan umum, tidak boleh rekrut pengemudi dan tentukan tarif," tambahnya.

Oleh karena itu, sambung Ateng, Kementerian Perhubungan harus menindak tegas segala bentuk angkutan transportasi yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Mana comply dan tidak comply aturan karena itu sebagai angkutan umum jika tidak ikuti aturan ditendang saja. Kalau comply, jalan terus," tutupnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini