Image

Kemang Primadona Properti Jakarta Selatan

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 19 Oktober 2016, 17:17 WIB
https img okeinfo net content 2016 10 19 470 1519014 kemang primadona properti jakarta selatan zO6SKb5SB3 jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Meski sudah biasa banjir saat diguyur hujan deras, banjir besar di kawasan Kemang yang terjadi pada akhir Agustus 2016 lalu mengejutkan banyak pihak. Namun, masih banyak kawasan Kemang yang tidak terkena banjir sehingga dinilai masih layak huni.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghada pernah mengatakan, sekitar 60 persen dana repatriasi dari program amnesti pajak diprediksi akan diinvestasikan ke sektor properti. “Masuknya dana repatriasi akan memberikan dorongan psikologis yang kuat kepada para investor untuk melakukan investasi di sektor properti,” kata Ali.

Kemang masih pantas menjadi kawasan pilihan untuk tempat tinggal karena lokasinya yang strategis. Tak jauh dari pusat kota dan mudah diakses. Penghuni yang tinggal di kawasan ini bisa mendapatkan semua kebutuhan hidup seperti kuliner, keperluan rumah tangga, pendidikan, hiburan, bisnis, perkantoran, dan layanan publik. Bahkan, hingga sekarang masih bermunculan tempat-tempat hang out dan hunian baru seperti apartemen di Kemang.

“Mengapa properti menjadi prioritas? Sektor properti sebagai investasi jangka panjang akan menjadi sebuah pilihan utama dengan peningkatan nilai properti yang semakin bertumbuh,” imbuh Ali. (Baca juga: Sering Banjir, Begini Dampak Harga Properti di Kemang dan Kelapa Gading)

Banjir di sebagian wilayah Kemang, tentunya tidak menyurutkan minat investor untuk memilih wilayah ini sebagai lahan garapannya. Seperti daerah lain di Jakarta yang juga terdampak banjir, Kelapa Gading, Kemang tetap memiliki potensi besar, baik untuk investor maupun untuk konsumen yang mencari tempat tinggal.

Kemang tetap menjadi primadona. Namun, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga agar Kemang tetap menjadi kawasan bersahabat bagi semua orang yang datang maupun tinggal di daerah yang dahulu bernama Kampung Kebon ini. Kesadaran untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan; kesadaran untuk menaati segala aturan yang ada, termasuk tidak mendirikan bangunan di daerah terlarang dan tidak membuang sampah sembarangan.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini