Image

Industri Properti Indonesia Diproyeksi Kian Membaik Tahun Depan

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 19 Oktober 2016, 18:28 WIB
https img k okeinfo net content 2016 10 19 470 1519020 industri properti indonesia diproyeksi kian membaik tahun depan EjzVWQVqCu jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Meski pemerintah berhasil membukukan angka pencapaian fantastis melalui program tax amnesty , melebihi Rp3,5 triliun pada periode pertama, banyak pihak yang mulai merasa optimistis dengan kondisi industri properti pada tahun depan.

“Tax amnesty adalah salah satu faktor yang bisa membuat properti di Indonesia menjadi lebih baik pada tahun depan,” kata CEO Leads Property Hendra Hartono, dalam Property Report Congress yang diselenggarakan oleh Property Report dan Rumah.com.

Hendra menyebutkan beberapa faktor lain yang juga ikut memengaruhi geliat sektor properti pada tahun depan. Di antaranya pencari rumah pertama aktif memburu hunian. Segmen menengah dan bawah masih aktif memburu rumah, terutama di area pinggiran kota besar. (Baca juga: Prospektifnya Bisnis Properti di Daerah Satelit)

Jarak lokasi perumahan incaran mereka umumnya sekitar 15-30 km dari pusat kota. Properti di kelas ini menyumbang 80% dari total pasokan saat ini, sekitar 152.400 unit. Sementara kelas menengah atas sekitar 19,5%, dan pasar hunian mewah kurang dari 1%.

Keterbatasan lahan di perkotaan dan waktu tempuh yang lama karena kemacetan, membuat kaum urban memilih apartemen sebagai hunian. “Berdasarkan data Rumah.com, sepanjang kuartal 2 tahun 2016, apartemen-apartemen di Jakarta Selatan (25,94%), Jakarta Barat (13,52%), Jakarta Pusat (12,66%), Jakarta Utara (11,99%), dan Bandung (6,69%) merupakan hunian vertikal yang paling diminati pencari properti di Indonesia,” ujar Wasudewan, Country Manager Rumah.com.

Para developer pun akan menawarkan berbagai fasilitas penting, termasuk koneksi internet berkecepatan tinggi. “Konsumen properti di Indonesia membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan sejak memutuskan niat membeli rumah sampai melakukan transaksi,” ujar Wasudewan.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini