nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PTPP Bukukan Kontrak Baru Rp24,3 Triliun

Danang Sugianto, Jurnalis · Jum'at 21 Oktober 2016 13:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 10 21 278 1520922 ptpp-bukukan-kontrak-baru-rp24-3-triliun-WkuS9dSqMN.jpg Ilustrasi kontrak. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hingga pekan kedua Oktober 2016 PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp24,3 triliun. Angka tersebut telah mencapai 78,39% dari target yang telah ditetapkan perseroan hingga akhir tahun.

Perseroan juga mencatat, total order book yang berhasil diraih PTPP sebesar Rp. 62,5 triliun. Angka tersebut sudah termasuk carry over tahun 2015 sebesar Rp39 triliun.

“Sampai dengan akhir tahun 2016 ini, Perseroan masih optimistis dapat melampaui target kontrak baru yang sudah ditetapkan oleh anajemen di awal tahun sebesar Rp31 triliun," kata Direktur Utama PTPP Tumiyana dalam keterangan tertulis, Jumat (21/10/2016).

Sementara hingga kuartal III-2016 kontrak baru mencapai Rp23,5 triliun. Dimana kontrak tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar Rp. 20,08 triliun dan Anak Perusahaan sebesar Rp. 3,42 triliun.

Adapun kontrak baru yang disumbang oleh anak perusahaan antara lain PT PP Properti Tbk (PPRO) sebesar Rp1,45 triliun, PT PP Pracetak Rp1,62 triliun dan PT PP Peralatan Rp356 miliar.

Sementara itu, beberapa proyek yang berhasil diraih Perseroan sampai dengan akhir September antara lain 2 (dua) ruas Jalan Tol senilai masing-masing Rp3 triliun dan Rp2,7 triliun, PLMTG Lombok Peaker 130-150 MW Rp1,42 triliun, MNP Paket B & C Reklamasi Rp891 miliar, Mobile Power Plant 500 MW Rp739 miliar yang berada di 8 lokasi.

Lalu pembangunan Gedung BNI Tower Rp714 miliar, Tunjungan Boulevard Rp655 miliar, Bedungan Sukoharjo Lampung Rp555 miliar, Apartemen Pertamina RU di Balikpapan Rp497 miliar, Apartemen Cilacap Rp384 miliar, Hotel Avani di Bali Rp368 miliar, PLTS Surakarta Rp300 miliar, Setiabudi Residence di Medan Rp281 miliar, Lotte Ville di Tangerang Rp256 miliar, Peningkatan Air Bersih Angkasa Pura II di Tangerang Rp251 miliar.

Kemudian Transmart di Depok Rp247 miliar, Sahid Hotel di Timika Rp248 miliar, Pembangunan Tanggul Pantai Fase A NCICD Provisi Jakarta Rp. 216 miliar, Rusunami Grand Setraland Karawang Rp215 miliar, RS Otoritas Batam Rp204 miliar.

ASDP Bakauheni 7 Rp201 miliar, Bank Indonesia di Jayapura Rp188 miliar, Transmart di Bintaro Rp189 miliar, Gedung Terminal & Parkir Radin Inten di Lampung Rp169 miliar, LNG Regas Gorontalo Rp160 miliar, Transmart di Rungkut Rp144 miliar, Transmart di Gorontalo Rp161 miliar, Pembangunan Training Facility GBK di Jakarta Rp139 miliar dan sebagainya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini