nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan 285 Rumah di Perbatasan Indonesia-Timor Leste Capai 82%

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis · Sabtu 22 Oktober 2016 11:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 10 22 470 1521735 pembangunan-285-rumah-di-perbatasan-indonesia-timor-leste-capai-82-S7sDSvUuwv.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Pembangunan rumah di kawasan perbatasan Indonesia-Timor Leste progresnya telah mencapai 82%. Adapun rumah yang terletak di Kabupaten Belu, Nusa Tenggraa Timur (NTT) tersebut berjumlah 285 unit.

Kepala Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H. Sumadilaga mengatakan, dalam pembangunannya rumah-rumah di kawasan perbatasan tersebut menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana (Risha).

Danis memaparkan, jumlah tersebut di antaranya meliputi, 100 unit di Desa Silawan, 135 unit di Desa Dualaos dan 50 unit di Desa Fatuketi. Rumah-rumah tersebut dibangun khusus untuk masyarakat asli Belu dan Eks pengungsi Timor-Timur

"Selain di NTT, pembangunan rumah khusus nelayan di Jepara oleh Kementerian PUPR juga menggunakan teknologi RISHA" kata Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, Sabtu (22/10/2016).

Pembangunan rumah Risha tersebut dimulai pada 30 Maret 2016 dan diharapkan rampung pada 30 November 2016 mendatang dengan anggaran sebesar Rp47 miliar.

Selain rumah di perbatasan, juga dibangunkan rumah nelayan di Jepara tahun ini dibangun sebanyak 30 unit dengan ukuran 58 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Di samping berfungsi sebagai rumah juga berfungsi sebagai tempat kerja di lantai bawah.

Pembangunan rumah khusus merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah untuk mengurangi 13,5 juta keluarga yang belum memiliki rumah di tahun 2014 menjadi 6,8 juta unit di 2019. (fir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini