nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Listrik, Menteri Jonan: Rasio Elektrifikasi Tumbuh 5% Bukan Prestasi

Hendra Kusuma, Jurnalis · Kamis 27 Oktober 2016 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 10 27 320 1525973 hari-listrik-menteri-jonan-rasio-elektrifikasi-tumbuh-5-bukan-prestasi-RmCBwCWP4J.jpg Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto : Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebutkan, peningkatan rasio elektrifikasi Indonesia selama dua tahun terakhir yang hanya sebesar 5% bukan suatu prestasi.

Menurut Jonan, pembangunan infrastruktur apapun, termasuk listrik harus menerapkan sistem keberlanjutan.

"Rasio elektrifikasi naik 5% dalam dua tahun. Memang kalau dikatakan apa prestasi dua tahun bisa menaikkan 5% jawabannya ya enggak, tapi faktanya diselesaikan dan naik rasionya 5%," kata Jonan di Gedung KSP, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Sejarah ketenagalistrikan di Indonesia mengalami pasang surut sejalan dengan pasang surutnya perjuangan bangsa. Pada 27 Oktober 1945, atau bertepatan dengan hari ini, dikenal sebagai Hari Listrik dan Gas.

Kapasitas listrik yang terpasang saat ini 57.603 megawatt (mw) dari 5.350 mw. Konsumsi listrik nasional juga terbilang masih kecil dengan rata-rata 947,7 kwh. Untuk subsidi listrik, menurun drastis dari 2014 Rp85 triliun menjadi Rp38 triliun di 2016.

Meski demikian, Jonan menargetkan rasio elektrifikasi Indonesia pada 2019 telah mencapai 97%.

"Yang menjadi tantangan besar itu adalah pemerataan karena elektrifikasi itu hitungannya jumlah rumah tersambung listrik dibagi jumlah rumah tangga yang ada. Kalau ditambah fasum, fasos pasti itu kurang. Ini yang harus kita kejar," tambahnya.

Target rasio elektrifikasi 2014 84,3% realisasinya 87,5%, pada 2015 target dinaikkan menjadi 87,5% dan realisasinya 88,3%. Sedangkan pada 2019 ditargetkan rasio elektrifikasi nasional mencapai 90%.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini