Image

SURVEI OKEZONE FINANCE: Besaran UMP di Mata Pengusaha dan Buruh

Senin 07 November 2016, 06:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 11 06 320 1534232 survei-okezone-finance-besaran-ump-di-mata-pengusaha-dan-buruh-wzLCBh2X1k.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Survei Okezone Finance kali ini mengulas kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, yang menetapkan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta untuk 2017 senilai Rp3,3 juta.

Hal itu pun menuai pro kontra dari para pihak buruh dan pengusaha. Pihak buruh menilai UMP tersebut terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup. Unsur buruh merekomendasikan nilai UMP 2017 sebesar Rp3.831.690. Kemudian unsur pengusaha merekomendasikan UMP DKI 2017 sebesar Rp3.355.750 dan unsur pemerintah mengikuti PP 78/2015 memiliki besaran yang sama dengan unsur pengusaha.

Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia Mirah Sumirat menegaskan UMP DKI Rp3,3 juta sangat jauh dari biaya hidup pekerja/buruh secara nyata dan tidak akan mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini diperkuat hasil survei Badan Pusat Statistik

(BPS) tentang biaya hidup di kota-kota di Indonesia yang menunjukkan 8 kota teratas dengan biaya hidup paling mahal.

Hal senada juga diutarakan oleh Presiden KSPI Said Iqbal kepada Okezone. Menurut dia, dengan UMP DKI Jakarta sebesar Rp 3,35 juta pada 2017, kehidupan buruh akan semakin terhimpit. Biaya sebulan untuk makan Rp1,35 juta (makan sehari Rp 15 ribu x 3 x 30 hari), transportasi Rp750 ribu, sewa rumah Rp800 ribu jadi total Rp2,9 juta per bulan, sehingga sisa gaji Rp400 ribuan untuk biaya membeli baju, sepatu, pulsa, alat mandi, dsb.

Akan tetapi, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan Benny Soetrisno mengungkapkan, apabila permintaan buruh untuk menaikan lagi UMP yang telah ditetapkan akan menimbulkan ketidaksetujuan dari pihak Pengusaha. Menurutnya UMP DKI sudah sesuai dengan PP 78 dan KHL.

Wakil Sekretaris Umum Apindo Iftida Yasar juga mengatakan, keputusan pemerintah untuk mematok UMP dengan kenaikan sebesar 8,25% pada 2017 itu dirasa sudah adil baik dari sisi pengusaha maupun buruh. Sebab, ketika ada pertumbuhan ekonomi, maka upah pun memang selayaknya naik.

Dalam Survei Okezone Finance kali ini, sejumlah topik terkait penetapan UMP DKI Jakarta untuk 2017 ditanyakan kepada para analis, pengamat, pengusaha, praktisi, serta buruh dan pihak terkait lainnya.

Selanjutnya, hasil survei dari berbagai pengusaha dan serikat buruh.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini