nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menyulap Lahan 25 Ha Menjadi Kota Pintar

Rabu 09 November 2016 15:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 11 09 470 1537003 menyulap-lahan-25-ha-menjadi-kota-pintar-2BwC5SQmby.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Pesatnya pertumbuhan penduduk di Ibu Kota membuat kawasan suburban, seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang tumbuh menjadi alternatif pusat kehidupan baru. Tak hanya sebagai tempat tinggal, juga sebagai tempat bekerja dan menjalankan aktivitas lainnya.

Di kawasan suburban, kini tumbuh kota-kota baru dengan beragam fasilitas layaknya Jakarta. Salah satu kawasan yang tumbuh pesat, yakni Serpong, Tangerang Selatan, di Provinsi Banten.

Di kawasan ini terdapat kota mandiri dengan luas lahan yang paling besar, yakni BSD City. Kawasan yang pada era 1980-an masih berupa hamparan kebun karet itu, kini menjelma sebagai kawasan prestisius sejak dikelola oleh Sinar Mas Land sekitar awal tahun 2001. Tak hanya hunian, kawasan BSD City kini dilengkapi dengan beragam fasilitas, mulai rumah sakit, sekolah, universitas, perkantoran hingga pusat perbelanjaan dan gaya hidup.

Sinar Mas Land melakukan transformasi di BSD City dengan cepat. Kini kawasan tersebut menjelma sebagai integrated smart digital city. Untuk mewujudkan kota pintar tersebut, Sinar Mas Land meluncurkan kawasan digital hub seluas 25,86 hektare di bagian selatan Green Office Park, BSD City.

Kawasan ini memiliki beragam keunggulan, mulai dari sisi lokasi yang strategis karena berada di selatan Jakarta dan berdekatan dengan bandara, akses yang mudah dengan ditunjang oleh 2 jalur tol utama, yakni Kebon Jeruk dan Pondok Indah (Tol Jorr W2). Kawasan digital hub menyediakan wilayah yang khusus dikembangkan bagi para pengembang industri teknologi digital, mulai perusahaan start-up, technology leaders,hingga komunitas-komunitas digital.

Ke depannya, kawasan ini juga akan menargetkan pembangunan research center,institusi-institusi pendidikan dengan jurusan technology/ IT/sciencedan juga creative, serta beragam tipe usaha yang berkaitan dengan creative technologyseperti animasi tiga dimensi (3D). Konstruksi pembangunan infrastruktur digital hubditargetkan untuk dapat dimulai pada tahun 2017.

Keseriusan Sinar Mas Land dalam mengembangkan BSD City menjadi integrated smart digital city dimulai dengan penyediaan aplikasi mobile yang terintegrasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat BSD City. Aplikasi tersebut berupa e-wallet,community platform, loyalty programs,dan business performance management solutions.

Diharapkan aplikasi mobile tersebut dapat memberi kemudahan informasi dan kemudahan dalam segala bentuk transaksi bagi para penghuni BSD City, mulai dari pembayaran sewa bagi para tenant, hingga melakukan pemesanan tempat di berbagai restoran yang ada di area BSD City. Sinar Mas Land berupaya agar semua masyarakat yang menghuni wilayah BSD City memiliki sarana dan prasarana berkualitas, mendapatkan kualitas kehidupan terbaik, serta kemudahan dalam berbagai macam hal.

Salah satunya dalam hal bertransaksi dengan aplikasi mobile yang terintegrasi tersebut. Bersama MyRepublic, Sinar Mas Land menghadirkan MyRepublic Plaza di kawasan BSD Green Office Park yang terintegrasi dengan kawasan digital hub. Kehadiran MyRepublic yang merupakan salah satu penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia ini semakin melengkapi kehadiran start-up, tech leaders,dan komunitas digital di BSD City yang kini tengah bertransformasi diri menjadi the first integrated smart digital city.

MyRepublic Plaza merupakan gedung ketiga di kawasan BSD Green Office Park, melengkapi komunitas digital lainnya yang telah bergabung sebelumnya, seperti Orami, HuaWei, Sale Stock dan EV Hive. Kawasan perkantoran bersertifikasi green distric pertama di Indonesia ini telah dilengkapi dengan berbagai infrastrukur penunjang di bidang information technology.

“Kami sangat senang menjadi bagian dari BSD City yang saat ini tengah bertransformasi menjadi integrated smart digital city,”ujar CEO MyRepublic Malcolm Rodrigues seusai penandatanganan kerja sama, beberapa waktu lalu.

Kerja sama dengan MyRepublic ini merupakan salah satu langkah strategis yang diambil Sinar Mas Land dalam menyempurnakan future plandari pembangunan kawasan digital hubdi BSD City yang terkoneksi dengan BSD Green Office Park.

‘’Kami percaya MyRepublic sebagai penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia dapat menghadirkan layanan terbaik yang dapat melengkapi infrastruktur kawasan digital hub,” tegas Managing Director President Office Sinar Mas Land Dhony Rahajoe.

MyRepublic adalah penyedia layanan internet berskala internasional yang secara konsisten terus meningkatkan standar internet di Asia, dan telah beroperasi di Singapura, Selandia Baru, Indonesia, dan Australia.

Hadir di Indonesia pada Juli 2015, MyRepublic mengembangkan bisnisnya secara agresif dengan dukungan penuh dari Sinar Mas Group sebagai partner di Indonesia. Dalam memaksimalkan penggunaan infrastruktur teknologi dan digital yang ada di kawasan digital hub, Sinar Mas Land mempercayakan MyRepublic untuk dapat menyediakan layanan internet yang cepat dan stabil.

Dengan mendirikan MyRepublic Plaza yang merupakan Landmark MyRepublic wilayah Tangerang, kawasan digital hubdiharapkan dapat dilengkapi dengan fasilitas dan layanan internet terbaik bagi masyarakat, terutama yang berdomisili di wilayah digital hubBSD City dan sekitarnya. Dhony mengungkapkan, kebutuhan internet dan teknologi digital merupakan dua hal yang saling melengkapi.

Untuk memaksimalkan penggunaan dari teknologi digital, tentu dibutuhkan akses internet yang cepat dan stabil. Sinar Mas Land ingin agar semua infrastruktur teknologi digital yang tersedia di wilayah digital hubdapat didukung oleh akses internet terbaik sehingga masyarakat nantinya dapat memaksimalkan penggunaan dari teknologi digital tersebut.

MyRepublic dengan layanan fiber optiknya semakin mengukuhkan wilayah BSD sebagai smart city dan menjadi hub bagi industri digital Indonesia. Digital hub merupakan bentuk inovasi Sinar Mas Land dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era teknologi digital yang memiliki infrastruktur teknologi, fasilitas lengkap, serta berlokasi strategis dan akses yang mudah dijangkau. Kawasan ini didedikasikan sebagai “Silicon Valley”Indonesia, dipersembahkan khusus untuk menunjang operasional dan aktivitas keseharian berbasis teknologi dan digital.

Group CEO Sinar Mas Land Michael Widjaja menuturkan, digital hubmerupakan inovasi proyek terbaru Sinar Mas Land yang menjadi bagian dari target utama, yakni menjadikan BSD City sebagai pionir integrated smart digital city di Tanah Air.

“BSD City sebagai kota mandiri memiliki beragam keunggulan karena dikembangkan dengan perencanaan matang dan menyediakan fasilitas serta infrastruktur terbaik untuk menunjang kebutuhan operasional dan bisnis bagi perusahaan start-uphingga tech leaders,” tuturnya.

Digital hubini dirancang khusus oleh Pomeroy Studio dan dipimpin langsung oleh Jason Pomeroy, seorang arsitek sekaligus masterplanner,akademisi, author, dan TV personality. Pomeroy Studio merancang digital hubBSD City sebagai eco-projectterbaru berkonsep kampus pengetahuan atau knowledge campusyang meredefinisi model bisnis park melalui sharing economy yang melewati batasan dari desain sustainable sebuah bangunan.

“Perusahaan yang cerdas tidak hanya ingin mengurangi tagihan energi dan air, tetapi juga meningkatkan cahaya alami dan ventilasi untuk kesehatan dan kesejahteraan karyawan mereka,” kata Jason. Digital hubnantinya diperkaya dengan pengembangan mixed use yang meliputi infrastruktur bisnis, retail,dan lifestyle.

Keberadaan berbagai infrastruktur tersebut memperkuat peran digital hubdi wilayah sekitar, sebagai lokasi sentra usaha dan bisnis impian bagi perusahaan teknologi, start up companies, dan komunitas digital. Irvan Yasni, Chief Technology Officer Sinar Mas Land, mengutarakan, hal ini merupakan salah satu langkah BSD City sebagai kota masa depan yang dibangun dengan informasi canggih dan teknologi komunikasi, seiring kemunculan tren teknologi digital dan perubahan pola kehidupan masyarakat yang membutuhkan implementasi pelayanan berbasis ICT (information communications technology).

Irvan mengatakan, digital hub merupakan salah satu langkah intensif Sinar Mas Land mewujudkan BSD City sebagai integrated smart digital city. Tak hanya itu, Sinar Mas Land membangun utilitas dan infrastruktur publik, serta berupaya menyusun dan menempatkan jaringan terintegrasi yang membantu perencanaan kota dan kehidupan masyarakat dalam mengakses fasilitas, kesehatan, transportasi, makanan, hiburan hingga bangunan.

Pengembangan kota cerdas berkelanjutan memang merupakan salah satu pilar pembangunan perkotaan yang sangat penting di Indonesia untuk merespons tantangan urbanisasi dengan berbagai kompleksitas permasalahannya. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermanto Dardak mengatakan, kota cerdas berkelanjutan pada hakikatnya bertujuan menciptakan ruang perkotaan yang berkualitas untuk kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.

Ada delapan hal dalam pengelolaan kota cerdas berkelanjutan, yakni smart developmant planning and design, smart open space, smart water, smart waste, smart building, smart energy, smart building and construction, dan smart community. Kementerian PUPR juga mendorong penerapan konsep smart city dalam melakukan perencanaan pembangunan.

‘’Smart city tidak hanya perlu dilakukan oleh pemerintah, juga oleh swasta, dan masyarakat,’’sebutnya. Sementara menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro, konsep kota cerdas harus dapat memberikan dukungan pelayanan dasar bagi masyarakat luas.

Dalam membangun kota cerdas tidak bisa berpegang hanya pada aturan one size fits all tetapi menyesuaikan dengan kondisi karakteristik daerah dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. “Kota cerdas harus dapat menyejahterakan masyarakatnya. Fokusnya bukan sekadar teknologi informasi. Justru IT menjadi bagian dari kota cerdas di samping pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat lainnya.

Kota cerdas lebih bisa meng-cover seluruh isu kota dan kebutuhan masyarakat secara mendasar,” kata Bambang. Sementara CEO Tokopedia.com Wiliam Tanuwijaya menyambut positif apa yang dilakukan Sinar Mas Land. ‘’Tentunya hal ini akan bisa memberikan dampak positif terhadap bisnis ecommerce,’’ tegasnya kepada KORAN SINDO saat penutupan Indonesia ECommerce Summit and Expo(IESE) di ICE, BSD City beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, pengembangan kawasan terintegrasi akan memudahkan para pelaku bisnis rintisan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi satu sama lain. ‘’Yang dilakukan Sinar Mas Land ini, ide yang bagus,’’ tegasnya. Ketua Indonesian E-Commerce Association (IdEA), Daniel Tumiwa di tempat yang sama mengatakan, diharapkan kawasan Digital Hub tersebut akan bisa menghadirkan interaksi antar pelaku start up.

‘’Untuk ecommerceini akan menarik. Infrastruktur sudah bagus sekali, terdapat kampus, sekolah sudah ada. Ketidaknyamanan di Jakarta akan membuat orang akan pindah ke sini,’’sebutnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini