nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

INSPIRASI BISNIS: Hiasan Dinding dari Limbah Kaca Kreasi Napi

Selasa 15 November 2016 06:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 14 320 1541376 inspirasi-bisnis-hiasan-dinding-dari-limbah-kaca-kreasi-napi-DH9ssthW4Z.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

LANGKAT - Warga binaan di rumah tahanan (rutan) Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara memiliki cara kreatif memanfaatkan limbah kaca. Mereka membuat aneka hiasan dinding dengan bahan baku tersebut.

Anda mungkin pernah melihat limbah pecahan dari kaca atau cermin yang sudah pecah yang kemudian bagi sebagian orang kaca langsung membuangnya ke tong sampah agar tidak melukai tubuh.

Namun, bagi warga binaan yang berada di dalam rutan Tanjung Pura Kabupaten Langkat ini, limbah kaca atau cermin dapat dijadikan hiasan unik nan cantik bernilai tinggi. Limbah kaca atau cermin pecah ini dipotong potong sedemikian rupa lalu dibentuk menjadi hiasan dinding atau hiasan di guci atau keramik.

Adapun bahan utama sebagai dasar hiasan adalah triplek kayu, guci, keramik atau gerabah hingga plafon rumah. Barulah digambar sesuai keinginan dan mulai ditempeli dengan pecahan-pecahan kaca warna-warni yang telah dipotong sesuai ukuran gambar.

Kreasi membuat hiasan dari limbah kaca ini berawal setahun silam saat pihak rutan menghadirkan pengrajin kaca untuk melatih para penghuni rutan. Kegiatan yang awalnya hanya untuk mengisi waktu di dalam rutan berubah menjadi kerajinan tangan yang cantik.

Hiasan dari limbah kaca hasil buatan para penghuni rutan Tanjung Pura kerap dipamerkan di Medan dan Jakarta. Meskipun tidak diperjualbelikan, sejumlah hasil kerajinan limbah kaca telah dibeli warga dengan harga ratusan ribu Rupiah.

Salah seorang napi yang mahir membuat hiasan adalah Malik. Napi yang divonis enam tahun penjara ini sudah menghasilkan banyak hiasan dari limbah kaca. Bahan baku limbah kaca dia peroleh dari petugas rutan.

Satu buah hiasan limbah kaca dapat dia selesaikan dalam waktu tiga hari.

Dia mengaku berterima kasih telah diberikan keterampilan selama mendekam di rutan. Dan berharap dapat mengembangkan keterampilan mengolah limbah kaca ini saat dia bebas nanti.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini