Menko Darmin Soroti Tidak Meratanya Jasa Keuangan Modern

Hendra Kusuma, Jurnalis · Jum'at 18 November 2016 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 18 320 1545293 menko-darmin-soroti-tidak-meratanya-jasa-keuangan-modern-yY6fkbH6ng.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebutkan, pemerintah saat ini menyadari masih belum maksimal dalam memberikan akses jasa keuangan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kata Darmin, peluncuran Sistem Nasional Keuangan Inklusif (SKNI) menjadi modal awal pemerintah dalam memberikan akses perbankan kepada masyarakat, terutama kalangan bawah.

"Kita sangat sadar bahwa masyarakat kita sebagian besar belum tersentuh oleh jasa keuangan modern," kata Darmin di Komplek Istana, Jakarta, Jumat (18/11/2016).

SKNI, menurut Darmin harus dilakukan sinergi antara seluruh kementerian dan lembaga termasuk Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti halnya pada saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Brebes beberapa waktu lalu. Para petani di Brebes masih belum dapat akses perbankan.

"Padahal mereka punya lahan sedikit, pendidikan rendah, terus bagaimana, ga ada cara lain mereka meningkat menggunakan dana dari lembaga keuanga, tapi sebenarnya persoalannya bunga ketinggian," tambahnya.

Agar memudahkan para masyarakat kalangan bawah mendapat akses perbankan, Darmin menyebutkan, pemerintah akan mempercepat dan mempermudah proses sertifikasi tanah yang nantinya bisa menjadi agunan dalam mengajukan kredit.

Apalagi, pemerintah telah memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR). "Makanya salah satu pilar SNKI, pertama adalah edukasi keuangan. Kedua, adalah sertifikasi tanah. Kita sebutnya hak properti masyarakat. Kalau dia ga kita urusi, dia ga akan terfasiliasi," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini