Menkeu Pastikan Kebutuhan Belanja Awal 2017 Tak Sebesar 2016

Dedy Afrianto, Jurnalis · Senin 21 November 2016 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 21 20 1547191 menkeu-pastikan-kebutuhan-belanja-awal-2017-tak-sebesar-2016-qA7EsFlmKl.jpg Sri Mulyani (Foto: Antara)

JAKARTA - Pada awal tahun 2016 lalu, Kementerian Keuangan melakukan prefunding sebesar Rp63,48 triliun. Kebutuhan anggaran ini digunakan untuk membiayai kebutuhan pendanaan negara pada awal tahun.

Tahun ini, pemerintah juga berencana akan melakukan prefunding. Hanya saja, menurut Sri Mulyani, kebutuhan pada tahun 2017 mendatang tidak lebih besar dibandingkan awal tahun 2016.

"Enggak, kalau naik sih enggak. Kalau kebutuhan kan rutin dari sisi belanja untuk pembayaran gaji, kemudian transfer ke daerah yang harus dilakukan," kata Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/11/2016).

Menuntut Sri Mulyani, memang terdapat potensi dari besarnya kebutuhan anggaran sepanjang awal tahun 2017 mendatang. Salah satunya disebabkan karena adanya penundaan anggaran pada tahun 2016 lalu yang harus dicairkan pada tahun 2017 mendatang. Hanya saja, hal ini diyakini tidak memberikan dampak pada beban anggaran sepanjang awal tahun 2017.

"Kalaupun ada nanti kan karena adanya beberapa yang disebut luncuran, maka itu jadi prioritas. Tapi itu kan itu juga masih dalam total keseluruhan total belanja negara tahun 2017," tutupnya.

Hanya saja, Sri Mulyani enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai penerbitan surat utang. Apakah akan dilakukan dalam bentuk Rupiah atau dolar.

"Nanti akan saya sampaikan kalau sudah keputusannya ada," tukasnya.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini