INSPIRASI BISNIS: Tinggalkan Galangan Kapal, Pria Ini Sukses Budidaya Kelinci

Taufik Budi, Jurnalis · Rabu 23 November 2016 06:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 11 22 320 1548304 inspirasi-bisnis-tinggalkan-galangan-kapal-pria-ini-sukses-budidaya-kelinci-CWzDLrKXxT.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)


SEMARANG - Seorang mantan pekerja galangan kapal di kabupaten Semarang, Jawa Tengah sukses mengembangkan budi daya kelinci hias. Berawal dari sepasang kelinci english anggora, kini beragam jenis kelinci dari berbagai negara bisa dikembangbiakkan, dan mampu melayani pasar hingga seluruh nusantara.

Kelinci-kelinci ini tampak lucu dengan bulu-bulu beragam warna yang sangat halus, seperti kelinci jenis netherland yang memiliki bulu hitam kombinasi putih dan kuning emas. Sedangkan kelinci lainnya dengan bulu putih mulus yang sangat panjang ini merupakan jenis english anggora.

Jenis lain yang dikembangkan eko bagus di desa Lerep, kecamatan Ungaran Barat, kabupaten Semarang di antaranya adalah holland lop, rex, minirex, dan american fuzzy lop. Eko mulai fokus pada budi daya kelinci hias sejak 2008, setelah menjadi korban PHK saat bekerja sebagai teknisi galangan kapal di pulau Batam.

Berawal dari sepasang kelinci english anggora dan pengetahuan beternak secara otodidak, dia tak pernah patah arang. Ketekunannya pun membuahkan hasil, karena jenis kelinci hias yang dibudidayakan kian bertambah. Bahkan, jumlahnya telah mencapai ratusan ekor pasang.

Lulusan teknik mesin SMK itu mengaku tak kesulitan memasarkan kelinci hias karena tak hanya dilakukan secara konvensional tetapi juga memanfaatkan media sosial. Kelinci-kelinci hias yang dipatok harga mulai Rp200 ribu hingga Rp2 juta per ekor itu telah merambah hampir ke seluruh pulau di tanah air.

"metode jitu yakni layanan perawatan jika kelinci yang dijual sakit atau bulunya menjadi gimbal. perawatan kelinci hias tak perlu dimandikan, tetapi hanya disisir bulu-bulunya agar tetap halus," ujarnya.

Perawatan kelinci hias cukup mudah, yakni diberi pakan dua kali sehari dengan rumput atau pelet. Selain itu, kebersihan kandang juga harus diperhatikan agar tak mudah terserang penyakit. jenis penyakit yang biasa melanda adalah scabies atau kudis, dan penanganannya berupa injeksi wormectin.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini