nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendag Jagokan 11 Waralaba Potensial

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 25 November 2016 12:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 11 25 320 1551130 kemendag-jagokan-11-waralaba-potensial-cJTKGji3Zx.png Ilustrasi: Dok Okezone.

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Penghargaan Waralaba Indonesia (PWI) memberikan penghargaan kepada 11 waralaba potensial. Penghargaan ini pun langsung disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menuturkan, proses PWI telah dimulai 6 bulan yang lalu melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran atau penjaringan, evaluasi dan verifikasi lapangan, serta penilaian dan penjurian. Setelah melalui proses tersebut, dipilih 28 finalis waralaba oleh tim juri independen. Hasilnya ada 11 'jagoan' waralaba dari empat kategori yang menjadi pemenang.

1. Kategori waralaba pertama :

Juara pertama : Yagari Ramen dari CV Satria Jaya Food

Juara Kedua : Bakso Alex

Juara Ketiga : KlinikKita dari PT Dr.Moez Indonesia.

2.Kategori waralaba utama ;

Juara Pertama : Indomaret dari PT Indomarco Prismatama, Tbk.

Juara Kedua : Apotek K 24 dari PT K-24 Indonesia.

Juara Ketiga : Coffee Toffee PT Coffee Todee Indonesia

3.Ketegori waralaba global Indonesia :

Juara Pertama : Kebab Turki dari PT Baba Rafi Indonesia.

Juara Kedua : J.Co Donnut and Coffee dari PT J.CO Donnut and Coffee.

Juara Ketiga : Alfa Mart dari PT Sumber Alfarian Trijjaya.

4.Kategori waralaba mancanegera :

Juara Pertama : Mc Donald dari PT Rekso Nasional Food.

Juara Kedua : Roro Rooters dari PT Roto Rooters Perkasa.

"Saya ucapkan selamat kepada para pemenang PWI yang telah mengikuti dan melalui proses seleksi yang ketat dari tim juri independen yang ditunjuk Pemerintah,"ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Enggartiasto pun berharap melalui penghargaan ini usaha waralaba pemenang dapat lebih dikenal dunia dan diterima masyarakat.

"Saya berharap waralaba ini menjadi prototipe bagi pelaku usaha waralaba lain dalam mengembangkan usahanya,” tandasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini