Mengenal Tapera, Pengertian, Syarat, dan Manfaatnya

Agregasi Jum'at 25 November 2016 17:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 25 470 1551432 mengenal-tapera-pengertian-syarat-dan-manfaatnya-4oTFqFKDmH.jpg Ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Memiliki rumah tinggal yang layak dan murah saat ini menjadi tantangan bagi semua orang. Keterbatasan lahan membuat harga tanah dan bangunan menjadi lebih mahal sehingga masyarakat, khususnya yang memiliki penghasilan rendah, sulit memiliki tempat tinggal sendiri. Namun, hal ini sudah ada solusinya, pemerintah memiliki program Tapera yang berlaku bagi untuk semua golongan masyarakat agar masyarakat Indonesia bisa memiliki rumah yang layak dengan harga terjangkau sesuai kemampuan.

Pemerintah menciptakan program Tapera ini dengan tujuan membantu masyarakat Indonesia khususnya MRB memiliki dana untuk membeli atau membangun tempat tinggal mereka sendiri. Dengan adanya program Tapera ini, Masyarakat yang berpenghasilan rendah pun memiliki kesempatan untuk dapat memiliki rumah yang layak dan murah.

Pengertian Tapera

Tapera merupakan program baru mengenai pembangunan rumah untuk rakyat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Program ini disebut sebagai solusi untuk memiliki rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dana yang sudah ditabung kedalam Tapera nantinya akan dijadikan sumber biaya untuk membangun rumah yang murah dan layak kepada para peserta tabungan Tapera yang berpenghasilan rendah.

Fungsi Tapera

1. Sumber Pembiayaan Rumah bagi masyarakat MBR

Kategori MBR yaitu mereka yang memiliki pendapatan maksimal Rp4 juta per bulan dan berhak untuk membeli rumah tapak, sedangkan bagi masyarakat yang berpenghasilan Rp7 juta per bulan, mereka berhak membeli apartemen atau rumah susun (susun). Cakupan Uang Tapera ialah digunakan untuk biaya pembelian rumah, pembangunan dan biaya renovasi rumah.

2. Dana Jaminan Hari Tua bagi Non MBR

Artinya, Tapera dapat difungsikan sebagai dana jaminan hari tua. Bagi masyarakat non MBR yang telah memiliki rumah baik tempat tinggal atau objek investasi, maka dana Tapera yang telah rutin disetorkan nantinya bisa diambil kembali dengan jumlah sesuai setoran ditambah bunganya. Semuanya bisa diambil ketika peserta telah pensiun.

Syarat Menjadi Peserta Tapera

Terdapat pada Bab I pasal 1 UU Tapera ayat 3 yang berbunyi “Peserta Tapera yang selanjutnya disebut Peserta adalah setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini dan telah membayar Simpanan”

Jadi baik pekerja ataupun pemberi kerja (perseorangan, pengusaha, badan hukum, atau badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain) jika telah memenuhi syarat berupa:

• Minimal berumur 18 tahun

• Telah atau belum menikah

• Berpenghasilan (memiliki pemasukan)

Walaupun diutamakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, Tapera tetap wajib untuk diikuti oleh seluruh kalangan baik pekerja maupun pemberi kerja.

Jadi Berapa Iuran Wajib yang Harus Dibayarkan oleh Pekerja, Saat Tapera Sudah Dijalankan?

Terdapat pada pasal 17 ayat 1 UU Tapera menyebutkan pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerja-pekerjanya menjadi peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera). Iuran maksimal yang harus dibayarkan oleh pekerja adalah 2,5% dan pemberi kerja 0,5%.

Berikut tabel yang akan menjelaskan jumlah iuran wajib yang harus dibayarkan pekerja dan pengusaha setelah Tapera disahkan pada akhir tahun 2017 mendatang.

Iuran


Iuran Pekerja Pengusaha
BPJS Kesehatan 1,0% 4,0%
Jaminan Hari Tua (JHT) 2,0% 3,7%
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) - 0,24%-1,74%
Jaminan Kematian (JK) - 0,3%
Jaminan Pensiun (JP) 1,0% 2%
Cadangan Pesangon -

8%

Tapera 2,5%

0,5%

Total                                                                                               6,5%                          0,24%-1,74%

Manfaat dari Tapera

1. Solusi Beli Rumah Murah

Dengan menjadi peserta Tapera terutama MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) akan mendapatkan dana bantuan untuk dapat membeli dan membangun rumah oleh FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan alias Subsidi KPR) , dengan dana hingga Rp30 juta sebagai bantuan biaya pembangunan rumah baru. Selain itu dengan menjadi peserta Tapera dapat menjadi solusi bagi Anda yang susah menabung tapi ingin memiliki rumah.

2. Tapera Bisa Hapus Kesenjangan Sosial dan Backlog

Semua kalangan masyarakat, khususnya masyarakat kelas bawah dan menengah berpeluang besar memiliki rumah tinggal sendiri yang layak dengan harga yang terjangkau. Selama ini terdapat kensenjangan sosial dan Backlog atau kekurangan rumah hunian yang layak untuk masyarakat. Kini Tapera dan program-program pemerintah lainnya, seperti KPR dengan bunga rendah, mulai dari 5% per tahun hingga masa kredit selesai dengan jatuh tempo hingga 20 tahun, dipercaya bisa menyelesaikan semua persoalan ini.

3. Bantuan Dana Renovasi Rumah

Untuk Anda yang telah memiliki rumah, Tapera memberikan bantuan dana untuk bedah rumah, yaitu bantuan pembiayaan renovasi atau perbaikan rumah hingga Rp15 juta per rumah. Tapi fasilitas ini hanya bisa dipakai sekali selama menjadi peserta Tapera. Jadi disarankan untuk digunakan secara bijaksana.

Aturan Penggunaan Dana Tapera

Dana Tapera hanya boleh digunakan sebagai biaya untuk membeli rumah, membangun rumah dan biaya renovasi / perbaikan rumah (satu kali saja selama menjadi peserta). Untuk masyarakat yang mampu (berpenghasilan cukup atau tinggi) dana yang sudah ditabungkan pada Tapera dan tidak digunakan hanya boleh diambil ketika sudah pensiun. Seperti yang terdapat pada pasal 23 ayat 2 RUU Tapera.

Tapera Sendiri rencananya diprediksi akan berjalan pada akhir tahun 2017 setelah undang-undang Tapera disahkan juga oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam pidato kenegaraan pada tanggal 16 Agustus 2016 yang menyatakan "UU tersebut akan menjamin upaya pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal yang layak dan terjangkau bagi rakyat,".

Prinsip Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)

Prinsip utama Tapera adalah gotong royong, dalam rangka kehadiran negara dalam mensejahterakan rakyatnya, khususnya bidang perumahan, pemerintah bersama dengan DPR mendukung lahirnya Undang-Undang (UU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembangunan perumahan dalam rangka pemenuhan kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Meskipun program Tapera masih memiliki beberapa kelemahan dalam hal undang-undang, pemerintah tetap yakin untuk menjalankan program ini karena diperkirakan program ini dapat membantu mensejahterakan banyak masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki tempat tinggal yang murah tapi layak.

Manfaatkan dengan Bijak

Tapera merupakan program pemerintah yang harus mendapat apresiasi positif dari kita semua. Bagi Anda yang saat ini belum memiliki rumah, dan Anda tergolong kategori MBR, manfaatkan program Tapera dengan bijak untuk mewujudkan impian Anda dan keluarga, yakni memiliki hunian idaman yang layak, nyaman dan murah.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini