Image

Dirut MNCN Sebut Pengusaha Indonesia Harus Belajar dari Perusahaan Sukses Dunia

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Selasa 29 November 2016, 23:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 11 29 320 1554641 dirut-mnc-sebut-pengusaha-indonesia-harus-belajar-dari-perusahaan-sukses-dunia-XsIWNngrvs.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekitar 400 pemimpin bisnis dari seluruh penjuru dunia tengah berkumpul dalam pertemuan tahunan Forbes Global CEO Conference ke-16. Acara ini pun dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Utama (Dirut) PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) David Fernando Audy, yang hadir dalam acara tersebut memandang keberadaan para pemimpin bisnis dari seluruh penjuru dunia ini memiliki peran penting bagi negaranya sendiri bahkan dunia. Ini dikarenakan besarnya kontribusi yang diberikan melalui kegiatan bisnis bagi ekonomi.

Untuk itu, lanjut David, banyak pengusaha Indonesia seharusnya mampu memetik pelajaran dari negara-negara yang memiliki para pemimpin bisnis kelas dunia. Dalam hal ini MNC Group telah banyak mengadopsi gagasan-gagasan para pengusaha dari negara lain dan terbukti berhasil.

"Saya kira penting sekali. Karena tentunya kita harus banyak belajar dari negara-negara di internasional. MNC juga banyak mengadopsi best practice di negara-negara lain, terutama di bidang televisi, penyiaran, radio dan tv berlangganan. Jadi kita banyak mencontoh kasus-kasus sukses, misalnya di AS, China, Australia, Singapura, Hong Kong," ujarnya saat ditemui usai menghadiri Forbes Global CEO Conference ke-16 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Menurutnya, mengadopsi gagasan dari pengusaha dunia yang sudah lebih dulu ini sangat penting. Tidak lain tujuannya adalah agar suatu bisnis mampu menberikan kontribusi, strategi, sekaligus hasil yang terbaik bagi bangsa Indonesia sendiri.

"Jadi kita lihat dan belajar dari pengalaman orang lain di negara lain. Sebelum kita mengambil yang terbaik buat Indonesia, mengambil strategi terbaik. Jadi ya penting sekali tentunya (keberadaan pemimpin bisnis dunia)," kata David. (dng)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini