Image

Sri Mulyani Tegur BUMN yang Tak Ikut Tax Amnesty

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 30 November 2016, 19:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 11 30 20 1555481 sri-mulyani-tegur-bumn-yang-tak-ikut-tax-amnesty-lFGBDW3FeO.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perusahaan BUMN hingga saat ini masih banyak yang belum mengikuti tax amnesty. Dari 701 wajib pajak BUMN, hanya terdapat 28 BUMN yang ikut tax amnesty.

Menteri Keuangan Sri Mulyani pun meminta kepada WP BUMN untuk ikut tax amnesty. Sebab, Perusahaan BUMN selama ini lebih banyak menggantungkan keberlanjutan bisnisnya dengan PMN yang diberikan dengan menggunakan pajak.

"Yang hadir saat ini adalah yang telah menikmati modal negara. Ada BUMN yang menderita, hidup enggak, mati pun enggak, akhirnya hidup berkat pajak. Tapi tidak lupa bayar dividen," tuturnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Menurut Sri Mulyani, pajak memang bukankah hal yang menyenangkan. Hanya saja, hal ini tetap perlu diperhatikan oleh setiap wajib pajak karena berkaitan dengan pembangunan negara.

"Pajak bukan hal yang menyenangkan. Tidak ada negara rakyatnya yang suka cita dengan pajak yang tinggi, baik negara ideologi kiri, kanan, atas, bawah," tuturnya.

"Di Amerika bahwa dikatakan bahwa semua dapat dihindari kecuali kematian dan pajak. Jadi kedaulatan dan kemerdekaan harus dijaga dan membutuhkan resources. Negara juga memiliki hak untuk memungut, dan pajak adalah instrumen yang penting untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur," jelasnya.

Tak hanya WP Badan, WP orang pribadi pun juga diminta untuk ikut serta dalam program tax amnesty. Apabila terbukti masih menyembunyikan harta, maka akan dikenai denda hingga 2% per bulan dan ditambah dengan tarif pajak normal.

"Saya kenal Anda, saya tau nama Anda, saya tau alamat Anda. Kalau terbukti saya tinggal cek NPWP Anda," tegasnya. (dng)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini