Image

Demo 212 Takkan Jadi Sentimen Negatif Pasar Modal

Danang Sugianto, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 06:11 WIB
https img o okeinfo net content 2016 12 01 278 1556573 demo 212 takkan jadi sentimen negatif pasar modal c1oRvVzGGf jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Hari ini sudah dipastikan akan kembali terjadi aksi demo besar-besaran yang menuntut dunaan penistaan agama Islam. Tak hanya itu, ribuan buruh juga dipastikan akan melakukan demonstrasi hari ini untuk menuntuk Upah Minimum Provinsi (UMP).

Namun diyakini aksi demo besar-besaran tidak akan menjadi sentimen negatif bagi pasar modal. Sebab secara historis pasar modal Indonesia jarang terpengaruh dengan kejadian isu politik.

"Kalau llihat dari kondisi pasar modal hari ini tentu berarahap tidak akan jadi kepanikan. Tapi pasar bersikap realistis. Pasar lebih memperhatikan sentimen yang ada. Dibandingkan politik itu," kata Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada kepada Okezone.

Akan tetapi menurut Reza, aksi demo hari ini bisa saja mempengaruhi pasar modal jika terjadi kerusuhan yang meluas, yang artinya tidak hanya terjadi di Jakarta tapi juga kota-kota lainnya.

"Kekhawatiran kalau terjadi kerusuhan itu memang ada, dan itu wajar. Tapi kalau besok kondisi yang ada cenderung aman, atau rusuh hanya di Jakarta tidak akan terlalu berpengaruh," imbuhnya.

Menurut Reza, kondisi pasar modal hari ini cenderung akan dipengaruhi sentimen yang ada di pasar. Seperti rilis data inflasi, keputusan OPEC memangkas produksi dan nilai tukar Rupiah.

Sentimen positif yang ada terbilang cukup banyak, dirinya pun yakin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini akan bergerak di jalur positif. Diprediksi laju IHSG akan bergerak dalam rentang support 5.145-5.165 dan resistance 5.215-5.225. (dng)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini