Image

Pelaku Usaha Khawatir Jasa Ekspedisi Tutup Saat Demo 212

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 05:05 WIB
https img o okeinfo net content 2016 12 01 320 1556462 pelaku usaha khawatir jasa ekspedisi tutup saat demo 212 udnnU8d1h1 jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Banyak pelaku usaha yang menggantungkan roda bisnisnya pada jasa ekspedisi untuk melakukan pengiriman barang. Dengan adanya aksi demo jilid II terkait penistaan agama yang dilakukan Gubernur Non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dikhawatirkan jasa ekspedisi tidak beroperasi.

"Kalau saya sendiri sih tetep buka. Soalnya pangsa pasar saya sih bukan orang dateng ke pasar kebanyakan saya langsung kirim ke luar kota. Tapi kalo ekspedisi tutup ya saya mau nggak mau juga tutup," ujar penjual PlayStation Jefri di Pasar Glodok kepada Okezone.

Dengan demikian, apabila saat demo besok aktivitas pengiriman barang benar-benar tidak beroperasi maka dirinya akan menutup tokonya.

"Liat keadaan ya, kan kurang lebih demonya abis shalat Jumat, jadi nanti liat perkembangannya seperti apa. Kalau misalnya memang nggak bisa dikirim ya kita tutup. Liat keadaan aja," lanjutnya.

Namun Jefri mengungkapkan, dengan adanya demo atau tidak kondisi pasar saat ini cenderung sepi pengunjung.

"Tanpa demo udah sepi. Cuma kalau ada demo lebih sepi lagi. Kan pusat di Monas kalo orang dari luar kan takutnya kejebak macet bisa datang nggak bisa pulang," lanjutnya.

Menurut dia, dengan adanya demo tanggal 2 Desember, jumlah pedagang Glodok yang tidak buka jumlahnya bisa mencapai 40%. "Yang baru rencana sih yang tadi pedagang pada omongin sih sekitar 30-40 persen‎ dari satu pasar ini," tambah Jefri.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini