Image

Pengusaha: Siapa Bilang Upah Kita Murah?

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 05:56 WIB
https img o okeinfo net content 2016 12 01 320 1556472 pengusaha siapa bilang upah kita murah jTYstuWbWx jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Serikat pekerja (buruh) yang tergabung dalam berbagai asosiasi maupun perserikatan, berkumpul di pusat Ibu Kota, Jakarta. Ribuan buruh tersebut melakukan aksi unjuk rasa (demo) terkait penolakan upah murah pada penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017. Salah satunya upah murah di Jakarta.

Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta Sarman Simanjorang menuturkan, kenaikan UMP setiap tahun sudah disesuaikan besaran kenaikannya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015.

"Kita juga nomor tiga upah terbesar di Asean di bawah Singapura dan sedikit di bawah Malaysia. Siapa bilang UMP kita rendah,"ucapnya sata dihubungi Okezone.

Menurutnya, dari sisi pengusaha dengan UMP 2017 dengan kenaikan 8,25% sudah ideal bagi seorang pekerja pemula nol pengalaman dan masih bujangan. Oleh karena itu upah yang sudah ditetapkan tidak bisa dikatakan rendah.

"Kenaikan UMP juga disesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi dan memberikan kepastian dan jaminan bagi pengusaha dan pekerja,"ujarnya.

Dirinya pun berharap masalah UMP 2017 selesai dan tidak ada aksi demo yang membuat produktivitas pekerja menjadi rendah. Sebab, di era persaingan saat ini, industri atau perusahaan membutuhkan daya saing yang tinggi.

"Jadi, mari kita tingkatkan kompetensi, skill, keahlian dan produktivitas pekerja kita supaya memiliki daya saing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri," harapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini