Image

Baru 2,5% Wajib Pajak di Sumut Ikut Tax Amnesty

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 08:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 12 02 20 1556827 baru-2-5-wajib-pajak-di-sumut-ikut-tax-amnesty-hbVZ7oeZIh.png Kepala Kanwil DJP Sumut (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)

MEDAN – Tahap kedua pengampunan pajak (tax amnesty) akan berakhir di Desember 2016 ini. Namun, kurang dari 30 hari penutupan tahap kedua itu, total wajib pajak yang memanfaatkan fasilitas tax amnesty belum maksimal.

Bedasarkan catatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara-I, dari sekira 958 ribu wajib pajak (WP) yang ada wilayah kerja mereka, baru sekira 27.533 WP yang mengikuti tax amnesty.

“Kalau dipersentasekan, jumlahnya baru sekira 2,5%. Jadi memang masih sangat kecil. Di daerah lain kurang lebih persentasenya juga di kisaran itu,” ujar Kepala Kanwil DJP Sumut-I, Mukhtar, Jumat (2/12/2016).

Mukhtar memaparkan, di Sumut terdapat 958 ribu WP. Terdiri dari WP non karyawan yang mencapai 227 ribu WP, dan WP usahawan yang mencapai 654 WP.

“WP non karyawan itu terdiri dari usahawan dan juga badan hukum. Saat ini ada 75 ribu badan hukum yang menjadi WP, dan yang ikut tax amnesty hanya 2 ribu WP. Kalau WP karyawan itu seperti PNS, Pegawai BUMN, Guru termasuk karyawan swasta,” terangnya.

Sementara itu untuk uang tebusan, hingga akhir November 2016 lalu telah mencapai Rp.175,8 Triliun. Mukhtar merinci, uang tebusan terdiri dari tebusan surat pernyataan harta senilai Rp4.113 triliun, repatriasi Rp4.195 triliun, deklarasi luar negeri Rp43,9 triliun serta sisanya dari deklarasi dalam negeri.

“Yang paling besar itu dari deklarasi dalam negeri. Nilainya mencapai Rp127,6 triliun. Kalau secara nasional, kita itu paling besar di luar Jawa. Baik atas jumlah WP maupun uang tebusannya,” paparnya.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini