Image

CEO Starbucks Mundur, Investor Panik

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 08:04 WIB
https img z okeinfo net content 2016 12 02 320 1556800 ceo starbucks mundur investor panik NahMZG7wOw jpg CEO Starbucks Howard Schultz. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pendiri sekaligus CEO Starbucks Corp (SBUX.O) Howard Schultz mengundurkan diri dan menyatakan akan fokus pada pengembangan kedai kopi high-end. Dia pun menyerahkan kepemimpinan pada Chief Operating Officer Kevin Johnson, yang tergolong sebagai orang lama.

Schultz pun akan menjadi dewan eksekutif pada April 2017 dan menyatakan akan fokus pada pembangunan Reserve and Tasting Rooms, kedai kopi ultra-premium di seluruh dunia, sebuah proyek yang berencana untuk merekrut veteran dan menyekolahkan karyawan ke perguruan tinggi.

Starbucks telah mengisyaratkan pergantian tersebut padaJuli, dan membuat sahamnya turun 3,6% menjadi USD56,41. Investor nampaknya masih trauma akan penurunan kinerja perusahaan kala Schultz menyerahkan kendali pada 2000. Schultz sendiri, kembali ke Starbukcs pada 2008.

Analis Stephens Will Slabaugh mengatakan, Schultz adalah jantung dan jiwa dari Starbukcs karena dianggap mampu memimpin dan menyelamatkan. "Setelah dia mundur sebagai CEO, tingkat kecemasan meningkat," kata dia seperti dilansir dari Reuters.

Schultz yang kembali untuk kedua kalinya sebagai CEO, telah menyelamatkan perusahaan dari "Resesi Besar" ketika saham Starbucks turun di bawah USD10. Setelah Schultz masuk, saham Starbucks naik ke tingkat tertinggi ke USD60.

Schultz telah menempatkan Starbucks dalam sorotan nasional, meminta pelanggan untuk tidak membawa senjata ke dalam toko dan mendesak adanya sosialisasi pada hubungan ras. Namun, kebijakan tersebut diperkirakan tidak akan mempengaruhi pendapatan perseroan.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini