Image

Kecuali Cuti, Pengusaha Tak Izinkan Buruh Demo 212

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 13:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 02 320 1557098 kecuali-cuti-pengusaha-tak-izinkan-buruh-demo-212-ToEb22MCwF.jpg Ilustrasi demo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekitar 5.000 buruh akan segera memadati kawasan Thamrin hingga Monas guna menyuarakan hati dan tuntutannya terkait pencabutan PP 78/2015. Aksi ini dipastikan berbarengan dengan damai bela Islam jilid III.

Wakil Sekretaris Umum Apindo Iftida Yasar mengatakan aksi buruh turun ke jalanan seperti yang dilakukan hari ini sebenarnya tidak dibolehkan oleh pengusaha. Pasalnya, para buruh dianggap bolos kerja dan dipastikan tidak akan mendapat hitungan upah harian.

Namun lain halnya jika para buruh turun ke jalanan hari ini dengan mengajukan cuti lebih dulu. Tentunya akan tetap mendapatkan upah sebagaimana mestinya.

"Izin kan dari Kepolisian. Kalau di dalam perusahaan, dia mau demo enggak dikasih izin. Kalau mau cuti boleh, kalau enggak izin demo ini, work no pay. Enggak dibayar upahnya," ujarnya kepada Okezone saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Iftida menerangkan, bila didasarkan dengan aturan yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, aksi para buruh turun ke jalanan tidak boleh dilakukan. Alasannya, aksi hanya boleh yang berkategori mogok kerja? yang artinya jika perundingan antara pengusaha dan buruh tidak mendapat titik temu.

"Ya enggak boleh. Mana ada demo dikasih izin. Itu kan demo buat di jalanan. Beda dengan mogok, menurut UU nomor 13 akibat gagal perundingan dan dilakukan dalam perusahaan," tuturnya.

Ditegaskan oleh dirinya sekali lagi bahwa aksi buruh turun ke jalanan hari ini bukan merupakan aksi mogok kerja. Dibolehkan oleh para pengusaha jika para buruh tersebut mengajukan cuti sebelumnya. "Itu demo bukan mogok. Silakan saja, tapi cuti," tukasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini