Image

Harga Acuan Pangan, Mendag Dukung Keputusan Mentan

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 13:44 WIB
https img z okeinfo net content 2016 12 02 320 1557142 harga acuan pangan mendag dukung keputusan mentan fkC2KPF2lx jpg Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Kordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution siang ini melakukan rapat koordinasi (rakor) secara tertutup. Rakor ini dilakukan di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Salah satu topik yang dibahas adalah mengenai harga acuan pangan. Hal ini memang menjadi perhatian utama bagi pemerintah karena meningkatnya harga bahan pokok sejak bulan November lalu.

Hanya saja, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa terkait aturan pangan, dirinya menyerahkan kepada Menteri Pertanian. Keputusan yang sama pun akan diambil oleh Enggar apabila Amran telah memutuskan.

"Dengerin, dengerin Mentan, karena keputusan Mentan adalah keputusan Mendag," kata Enggar di rumah dinas Darmin Nasution, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).

Hanya saja, Enggar enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai sektor pangan yang dibahas. Hingga saat ini, Darmin masih melakukan pembahasan di kediamannya.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada November lalu terjadi inflasi sebesar 0,47%. Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, penyebab utama tingginya inflasi ini adalah karena kenaikan harga pangan.

Adapun daftar kenaikan harga pangan tertinggi sepanjang November 2016 adalah sebagai berikut:

1. Cabai Merah

Bobot inflasi: 0,92%

Andil Inflasi: 0,16%

Kenaikan rata-rata: 21,2%

Kenaikan tertinggi: Sulawesi sebesar 61%

2. Bawang Merah

Bobot inflasi: 0,7%

Andil Inflasi: 0,1%

Kenaikan rata-rata: 16,21%

Kenaikan tertinggi: Bima sebesar 51%

3. Cabai Rawit

Bobot inflasi: 0,19%

Andil Inflasi: 0,05%

Kenaikan rata-rata: 29,7%

Kenaikan tertinggi: Kupang sebesar 86%

4. Tomat

Bobot inflasi: 0,22%

Andil Inflasi: 0,04%

Kenaikan rata-rata: 19,52%

Kenaikan tertinggi: Manado sebesar 222%

5. Beras

Bobot inflasi: 3,81%

Andil Inflasi: 0,01%

Kenaikan rata-rata: 0,24%

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini