Image

Gara-Gara Cabai, Aturan Harga Acuan Pangan Bakal Diubah

Dedy Afrianto, Jurnalis · Jum'at 02 Desember 2016, 14:44 WIB
https img o okeinfo net content 2016 12 02 320 1557224 gara gara cabai aturan harga acuan pangan bakal diubah 55gnkoP4ho jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah merilis daftar lengkap harga tujuh komoditas pangan yang ditetapkan dengan harga batas bawah dan atas. Setelah melakukan konsolidasi internal, pemerintah telah menetapkan peraturan baru yang berisi penetapan tujuh komoditas pangan, yaitu beras, jagung, kedelai, gula, bawang merah, cabai, dan daging sapi.

Penetapan tujuh komoditas pangan ini tertuang dalam Permendag Nomor 63/M- DAG/PER/09/2016 tentang Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen. Penetapan ini sekaligus sebagai tindak lanjut amanat Perpres No. 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Hanya saja, rencananya aturan ini akan diubah mengingat harga cabai yang semakin tinggi. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, rencana ini masih akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah.

"Yang enam, ini dikurangi cabai dari yang jumlah tujuh kemarin. Ya kita akan baru mau duduk segera dihitung kembali. Ya nanti pokoknya kita beda, mungkin aja beda atau sama," tuturnya di Rumah Dinas Darmin Nasution, Jakarta, Jumat (2/11/2016).

Aturan ini kembali dikaji agar harga batas atas dan batas bawah yang ditetapkan dalam efektif dijalankan. Dengan begitu, pemerintah dapat lebih fokus pada sektor pangan tertentu.

"Ini kita sudah sipakan langkah yang harus dilakukan. Termasuk yang dua ini. Masih Permedag 63. Kita kan belum duduk lagi, kalau sudah diperintahkan seperti ini akan kita hitung lagi. Tadi sih di luar cabai aja," tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Badan Pusat Statistik mencatat harga cabai mengalami lonjakan yang cukup tinggi pada November lalu. Adapun harga cabai merah mengalami kenaikan rata-rata hingga 21,2% dengan andil terhadap inflasi mencapai 0,16%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini