Image

Strategi agar Negosiasi Gaji Berjalan Mulus

Agregasi Jum'at 02 Desember 2016, 16:24 WIB
https img o okeinfo net content 2016 12 02 320 1557356 strategi agar negosiasi gaji berjalan mulus q5zmUkgtQS jpg Ilustrasi (Foto: Flickr)

PENCARI kerja sering mencari pekerjaan berdasarkan gaji yang ditawarkan perusahaan. Gaji bukan satu-satunya pertimbangan, tapi juga bonus dan komisi lainnya.

Maka pada saat mencari lowongan kerja, para job seeker melakukan seleksi berdasarkan informasi gaji. Lalu, ketika mendapat kesempatan untuk negosiasi upah, mereka juga akan menanyakan banyak hal terkait pembayaran atas hasil kerja. Negosiasi ini sangat penting karena akan menentukan besaran gaji saat kerja nanti.

Berikut beberapa pertanyaan seputar upah saat negosiasi gaji yang diungkapkan para kandidat seperti dikutip dari Chron.com.

Gaji awal

Perusahaan menggunakan banyak teknik untuk menyaring pelamar kerja. Salah satunya dengan mengungkapkan gaji awal masuk kerja dan melihat reaksi kandidat. Hal ini akan menjawab pertanyaan, “Apakah mereka masih tertarik untuk bekerja di perusahaan ini?”

Namun, jika perusahaan tidak mengungkapkan besaran gaji awal yang akan diberikan, maka pelamar kerja bisa bertanya. Ungkapkan saja pertanyaan seperti, ”Berapa besar gaji awal di perusahaan ini?” atau “Saya mendapat gaji sekian rupiah pada pekerjaan sebelumnya dan ingin memulai pekerjaan dengan gaji minimal sekian rupiah.” Calon pegawai juga bisa bertanya, ”Seberapa besar keinginan Anda untuk negosiasi gaji?”

Kenaikan gaji

Saat bertanya tentang gaji, pelamar kerja juga akan menunjukkan keinginannya untuk bekerja keras untuk mencapai performa terbaik. Lalu calon pegawai bisa bertanya tentang kemungkinan kenaikan gaji yang ditawarkan perusahaan berdasarkan prestasi. Salah satu bentuk pertanyaan misalnya, ”Seberapa sering perusahaan melakukan penilaian kinerja? Apa saja syarat pegawai yang bisa mendapat kenaikan gaji?” Bentuk pertanyaan lain misalnya, “Berapa persentase kenaikan gaji yang diberikan berdasarkan prestasi pegawai?”

Bonus

Kebanyakan kandidat pekerja tertarik dengan insentif yang bisa diperoleh karyawan dari keuntungan perusahaan. Maka, pelamar kerja akan bertanya tentang bonus akhir tahun, bonus prestasi dan sebagainya. Misalnya jika seorang tenaga pemasaran yang mencapai nilai penjualan di atas target perusahaan, maka bisa mendapat komisi lebih besar daripada biasanya.

Pengembangan diri

Pegawai yang punya keahlian khusus dan latar belakang pendidikan tinggi berharp bayaran lebih besar juga. Kandidat yang menyandang gelar master atau punya sertifikat keterampilan tertentu, bisa bertanya tentang kemugkinan mendapat gaji lebih tinggi daripada pegawai lain yang tidak punya pengalaman tersebut. Sebab calon pegawai berharap usaha yang dilakukan selama menuntut ilmu di sekolah dan tempat pelatihan akan meningkatkan “nilai tawar”.

Waktu pembayaran

Jika calon pegawai sempat menganggur sebelum melamar kerja, maka mereka akan membutuhkan uang secepat mungkin. Kandidat pekerja akan bertanya tentang waktu pembayaran gaji pertama. Apabila karyawan mulai masuk kantor pada pertengahan bulan, mungkin dia akan menanyakan kemungkinan mendapat bayaran setengah gaji di akhir bulan tersebut.

Negosiasi gaji adalah salah satu tahap penting sebelum calon pegawai memutuskan bekerja. Maka kandidat berhak menanyakan segala macam penghasilan yang akan diperoleh saat bekerja di perusahaan. Pastikan Anda mengetahui setiap detail upah dari perusahaan.

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini