nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan Pasar Klewer Molor, Pemkot Solo Siap Berikan Sanksi Pinalti

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Sabtu 03 Desember 2016 09:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 12 03 320 1557878 pembangunan-pasar-klewer-molor-pemkot-solo-siap-berikan-sanksi-pinalti-kpQFWbd15Q.jpg Ilustrasi

SOLO – Pembangunan Pasar Klewer tak kunjung kelar meski mendekati tenggat waktu, yang telah ditentukan, Wali Kota Solo, FX. Hadi Rudyatmo memastikan, jika hingga akhir tahun anggaran belum juga selesai, pihaknya akan memberikan sanksi pinalti sesuai aturan yang berlaku.

Pembangunan kembali Pasar Klewer tinggal menyisakan waktu sekira 25 hari hingga akhir tahun anggaran, proses penyelesaian pembangunan hampir pasti molor dari jadwal yang ditetapkan. Hingga saat ini, perkembangan pembangunan bursa sandang terbesar di Jawa Tengah (Jateng) itu, baru mencapai sekira 70 persen.

Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo merencanakan, penempatan pedagang di pasar baru setelah dilanda kebakaran akhir 2014 silam, dapat dilakukan pada awal tahun 2017.

Ia mengatakan, dari puluhan proyek fisik pada tahun anggaran 2016, pembangunan kembali Pasar Klewer yang dibiayai pemerintah pusat, sebagai satu-satunya proyek yang terancam keterlambatan penyelesaian.

Tanda-tanda keterlambatan penyelesaian, menurut dia, sebenarnya sudah terbaca sejak satu bulan lalu, terkait progres report yang cenderung lambat. Dalam kaitan itu pula, pihaknya telah mengundang pihak kontraktor, dan beberapa kali meninjau lapangan, dan meminta agar proses pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dengan menambah jumlah karyawan serta menerapkan sistem lembur.

"Saya tidak tahu persis, apakah pihak kontrakor menerapkan sistem kerja lembur ataupun menambah jumlah karyawan, untuk mengejar sisa waktu pengerjaan," ujarnya, seperti dikutip dari KRjogja, Sabtu (3/12/2016).

Yang jelas, melihat perkembangan terakhir dengan sisa waktu efektif tinggal 25 hari, Rudy pesimistis pembangunan kembali Pasar Klewer dapat dirampungkan sesuai jadwal.

Dia khawatir, keterlambatan itu berimbas pada sewa Alun-alun Utara yang digunakan untuk pasar darurat pedagang Pasar Klewer selama proses pembangunan yang akan berakhir pada Februari 2017.

Sejauh pemantauannya, proses pembangunan Pasar Klewer hingga saat ini, masih menyelesaikan pekerjaan konstruksi dinding dan sekat antar kios. Sedangkan pekerjaan lain yang masih harus diselesaikan, diantaranya pemasangan atap, plafon, pengecatan, lift, serta fasilitas pendukung lain.

Meski begitu, Rudy tetap berharap pihak kontraktor memanfaatkan waktu yang tersisa untuk merampungkan sisa pekerjaan, dengan berbagai cara, tanpa harus mengurangi kalitas pekerjaan.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini